UNTUK KEMAJUAN DESA: Pengurus Rumah Zakat dan Zis Indosat meresmikan program desa berdaya di Desa Karangmlati, Kecamatan Demak Kota (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
UNTUK KEMAJUAN DESA: Pengurus Rumah Zakat dan Zis Indosat meresmikan program desa berdaya di Desa Karangmlati, Kecamatan Demak Kota (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK –  Program desa berdaya resmi dilaunching di Desa Karangmlati, Kecamatan Demak Kota. Peresmian diramaikan dengan penampilan kesenian barongan dari desa tersebut. Kegiatan ini juga diselingi dengan pameran produk binaan Rumah Zakat (RZ).

Antara lain, produk kripik intip, telur asin, kripik terigu, batik tulis Karangmlati dan lainnya. Adapula alat musik rebana yang sudah ekspor ke luar negeri, termasuk Malaysia dan Jordania. Sekretaris Fraksi PKS DPRD Demak Suhadi mengatakan, Desa Karangmlati kedepan dapat menjadi desa wisata edukasi. Ini dengan adanya digiital corner, keterampilan batik tulis serta wirausaha mandiri. “Di desa ini juga ada edukasi peternakan berupa penggemukan kambing dengan model fermentasi serta budidaya bebek petelur dan edukasi perbankan sebagai perwujudan KUD Syariah,” katanya.

Suhadi menambahkan, Desa Karangmlati menjadi salah satu desa yang mendapatkan program kerjasama RZ dengan Zis Indosat dalam program desa berdaya dan digital corner. “Ini adalah desa keenam se Indonesia yang dapat program tersebut,”katanya. Launching desa berdaya ini dihadiri Ketua ZIS Indosat Pusat, Wakhid Efendi, Direktur RZ Noor Yahya dan Bupati Demak HM Natsir.

Bupati Natsir mengatakan, selain Karang mlati, desa lainnya juga ditargetkan dapat program yang sama. “Digital corner ini sesuai program kita terkait literasi desa. Tentu, ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat, utamanya para pelajar dan pemuda didesa,” katanya.

Kepala Desa Karangmlati, Agus M Kartono mengatakan, adanya desa berdaya ini diharapkan dapat menjadi sarana memberdayakan masyarakat yang dipimpinnya tersebut. (hib/bas)