SEMARANG – DPRD Jateng meminta agar Jateng meraih sukses dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV yang akan digelar September 2017 ini. Sejumlah atlet yang akan bertanding harus benar-benar memaksimalkan potensi yang ada dalam dirinya masing-masing.

Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Hasan Asyari mengatakan bahwa untuk sarana prasarana sudah maksimal. Sarana prasarana merupakan tanggung jawab pusat, Jateng khususnya Pemkab Semarang hanya tuan rumah penyelenggara. “Dalam hal ini, kami menilai sudah siap sebagai tuan rumah,” katanya.

Ia menambahkan, persiapan atlet asal Jateng bisa maksimal. Ia mengatakan gelar juara umum sudah selayaknya dapat direbut atlet-atlet Jateng. Seluruh infrastruktur sarana prasarana baik arena pertandingan, latihan, pemanasan maupun istirahat hingga akomodasi peserta telah siap. “Selanjutnya kami fokus mempersiapkan atlet menjadi juara. Dan keseluruhan kita, harusnya bisa juara umum,” ujarnya.

Ketua Komisi E DPRD Jateng, AS Sukawijaya optimistis Jateng bisa meraih juara. Sebab, atlet-atlet berprestasi sudah siap dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 tersebut. “Sarana sudah oke, saya kira Jateng harus optimistis untuk juara,” katanya.

Ia mencontohkan, di Kendal siap menerima 500 orang untuk mengikuti cabor atletik dan 200 orang untuk cabor bola voli pantai. Dan secara keseluruhan penginapan wisma di Kendal juga sudah disiapkan secara tertata dan terperinci.
“Sudah memadai persiapan di Kendal dalam cabor atletik dan bola voli pantai. Mulai dari penginapan, sarana dan prasarana serta atletnya,” tambahnya.

Popnas 2017 akan berlangsung 10-21 September mendatang. Ajang multievent olahraga khusus pelajar se-Tanah Air ini akan dipusatkan di Kota Semarang, ditambah tiga daerah lain sebagai penyangga yakni Kabupaten Semarang, Kendal dan Grobogan.

Sejumlah cabang olahraga yang potensial menang seperti bola voli, gulat, anggar. Setidaknya ada 20 lebih cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Popnas. Yakni angkat besi, atletik, bola basket, bola voli, bola voli pantai, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, panahan, pencak silat, renang, senam (artistik, ritmik dan aerobik). Selanjutnya sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, taekwondo, tinju dan tarung drajat.

Adapun cabang olahraga eksebisi yang dipertandingkan/diperlombakan Jateng adalah anggar, panjat tebing, sepatu roda dan wushu. Pesertanya diikuti 34 provinsi, 1.000 pendamping kontingen, 2.500 panitia, wasit dan juri serta 5.567 atlet. (fth/ida)