Ratusan Warga Berebut Air Bersih

349
ANTRE : Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Rowoyoso, Kamis (31/8) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
ANTRE : Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Rowoyoso, Kamis (31/8) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN-Ratusan warga Dukuh Ketepeng dan Dukuh Buntek, Desa Rowoyoso, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, berebut air bersih yang diberikan dari Polres Pekalongan, di halaman Kantor Balaidesa Rowoyoso, Kamis (31/8) kemarin. Akibatnya, Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan terjun sendiri membagikan air bersih kepada warga yang telah antre lama.

Kepala Desa Rowoyoso, Solikin, mengungkapkan bahwa ada 1200 Kepala Keluarga (KK) di Desa Rowoyoso saat ini yang mengalami kekeringan, karena musim kemarau. Selain itu, sumur mereka tercemar karena rob. Termasuk Pamsimas juga mengalami kekeringan. Kalaupun ada airnya, warnanya keruh. Sehingga warga harus mencari air bersih ke desa lain, untuk memenuhi kebutuhan minum dan masak.

“Air PDAM memang ada, tapi tarifnya sangat mahal. Air yang dikeluarkan dari PDAM juga keruh serta tidak banyak, hanya 300 KK saja yang menggunakan air PDAM,” ungkap Solikin.

Solikin mengatakan bahwa air bersih bantuan Polres Pekalongan, sangat membantu kebutuhan air bersih di desanya. Karena itu, pihaknya berharap agar Polres Pekalongan memberikan bantuan rutin seminggu dua kali, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Hal ini karena sebagian besar warga Desa Rowoyoso tidak mampu membeli air bersih. Warga hanya mengandalkan umbul air bersih yang ada di Desa Rowoyoso dengan cara mengantre selama 24 jam atau mencari air bersih di desa lain. “Saya mohon Kapolres rutin membantu air bersih, sambil menunggu curah hujan turun atau bantuan air bersih dari PDAM,” kata Solikin.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, menegaskan bahwa bantuan air bersih yang diberikan Polres Pekalongan, karena adanya laporan warga yang mengalami kesulitan air bersih di Desa Rowoyoso. Karena itulah, pihak Polres Pekalongan membantu meringankan beban warga dengan memberikan air bersih.

Menurutnya, Polres Pekalongan akan rutin memberikan bantuan air bersih, namun bertahap. Adapun saat ini, setiap desa yang mengalami kekeringan air bersih akan diberikan dua tangki atau 8 ribu liter air. “Rencananya akan kami berikan sampai 10 tangki untuk membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami harap, ini bisa mempererat tali persaudaraan antara Polri dengan masyarakat,” tegas AKBP Wawan. (thd/ida)