DITEMPA FISIK: Para pesenam ritmik Jateng yang disiapkan tampil di Popnas 2017 saat menggelar latihan fisik di Laboratorium Prof. Soegijono FIK Unnes, Sekaran (IST).
DITEMPA FISIK: Para pesenam ritmik Jateng yang disiapkan tampil di Popnas 2017 saat menggelar latihan fisik di Laboratorium Prof. Soegijono FIK Unnes, Sekaran (IST).

SEMARANG – Penyelenggaraan Popnas yang sudah di depan mata, membuat pelatih tim senam ritmik Popnas Jateng Elly Puji Kusumawati memfokuskan latihan untuk mematangkan koreografi dan penguasaan alat-alat senam. Dalam beberapa kali latihan rutin harian, Elly juga menyisipkan program latihan fisik, guna menjaga kelenturan dan kekuatan fisik para pesenamnya.

“Saya ingin para pesenam selalu dalam kondisi bugar, dengan tingkat kelincahan gerak yang selalu maksimal. Selain itu, mereka juga harus punya daya tahan tubuh yang prima, sehingga saat tampil bisa konsisten,” ujar Elly yang ditemui di Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes.

Untuk merealisasikan  program latihan fisik yang telah disusun tersebut, Elly melatih dibantu dua asisten pelatih tim senam ritmik Yuni Fitriani serta Intan Oktaviana . Dua asisten pelatih ini membantu mengarahkan gerak dan pola latihan fisik keempat pesenam ritmik, yakni Zaskia Dwi Yusnita dari SMP 5 Semarang, Deby Salima dan Norika Dinda Putri Aliani dari SMA 12 Semarang, serta Happy Mulyaningsih dari SMP 2 Cilacap.

Keempat pesenam ini diminta menirukan gerakan senam lantai, lari berjarak, dan keseimbangan badan yang diulang-ulang dengan batas waktu tertentu. “Latihan fisik ini kami kemas juga dalam permainan, agar para pesenam menikmatinya. Selain itu, latihan ini juga untuk menghindarkan tim dari kebosanan, ketika terus berlatih di dalam gedung. Jadi memang sesekali kami ajak berlatih di ruang terbuka pula,” imbuh Elly yang juga membesut tim ritmik Porprov Kota Semarang.

Dalam Popnas nanti, keempat pesenam ritmik tersebut akan memainkan beragam musik dan koreografi menggunakan empat alat senam, yakni simpai, gada, bola, dan pita. Sedangkan tali tidak pertandingan sesuai dengan rekomendasi International Federation of Gymnastics  (IFG). (bas)