33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Bupati Launching Kartu Kajen Cerdas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN-Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-395, Rabu malam (30/8) kemarin, ditutup dengan eesepsi yang digelar di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan. Acara penutupan dimeriahkan dengan pertunjukan kembang api dan pagelaran wayang oleh Dalang Ki Entus Susmono dari Kabupaten Tegal dengan Lakon Pandawa Bangkit.

Acara resepsi hari jadi ini, merupakan puncak peringatan HUT RI ke-72 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-395. Dihadiri oleh ribuan warga dari berbagai penjuru. Mereka sejak sore mendatangi Pendopo Rumah Dinas Bupati, lantaran di aula pendopo tersaji aneka jajanan gratis, termasuk nasi megono lengkap dengan lauk pauknya yang disediakan Bupati Asip untuk warga.

Adapun puncak resepsi Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ditandai dengan launching Kartu Kajen Cerdas. Yakni, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi secara simbolis menyerahkan kartu tersebut kepada perwakilan anak didik penerima. Kartu Kajen Cerdas akan diberikan pada anak usia sekolah yang memenuhi persyaratan pada semua tingkatan pendidikan yaitu dari SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi.

Bupati Asip menegaskan bahwa Kartu Kajen Cerdas merupakan adalah salah satu program pemerintah untuk menjadi Khadimul Ummah atau pelayan masyarakat, serta dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan. Sehingga pada 2018 mendatang, menjadi single digit atau 9 persen.

Menurutnya, pada tahun sebelumnya, Pemkab Pekalongan telah mengeluarkan Kartu Kajen Sehat yang dibagikan lebih dari 10 ribu warga miskin. Kini telah dirasakan manfaatnya, warga miskin tidak lagi dibedakan dalam pelaynan kesehatan dan bebas biaya.

“Untuk tahun ini, kami launching Kartu Kajen Cerdas untuk membantu warga miskin agar dapat menikmati pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi. Untuk itu, saya mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi, bekerja keras dan senantiasa menjunjung tinggi keberagaman. Ayo terus membangun Kabupaten Pekalongan lebih baik lagi, kerja-kerja-kerja!” tegas Bupati Asip.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun, mengatakan bahwa pembangunan di Kabupaten Pekalongan semakin hari semakin maju. Jika hal itu terus dilakukan, ke depan semakin baik dan mampu membawa masyarakat Kabupaten Pekalongan sejahtera lahir dan batin.

Menurutnya, DPRD sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Pekalongan selama tahun 2016 dan 2017, yang telah menghasilkan banyak penghargaan. Hal tersebut merupakan salah satu bukti kerja keras Pemkab, dalam menyelenggarakan pemerintahan yang baik dan mensejahterakan rakyatnya.

“Mudah-mudahan prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan, karena masyarakat akan terus menunggu terwujudnya visi dan misi kepemimpinan bupati dan wakil bupatinya. Untuk itu, kita semua harus dapat bersinergi melakukan pembangunan agar apa yang diharapkan masyarakat dapat tercapai,” kata Hj Hindun. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Telat Pajak, Bukan Kewenangan Polisi

SEMARANG - Apabila pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bermotor mati, ternyata petugas Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) dilarang untuk melakukan penilangan, bahkan sanksi pidana...

Progres Proyek Jembatan Tlogosari Minus 5 Persen

SEMARANG- Progres pembangunan jembatan di Tlogosari mengalami keterlambatan 5 persen dari target yang ditentukan. Hanya saja, kontraktor tetap optimistis bisa merampungkan pembangunan lima jembatan...

Pemkot Beri Penghargaan 25 WP Berprestasi

SEMARANG - Pemkot Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberi apresiasi kepada 25 wajib pajak (WP) berprestasi dari empat jenis pajak, yakni restoran, tempat...

Alfamart Bekali Siswa SMKN 1 Demak Manajemen Ritel

DEMAK- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) kembali meresmikan program pendidikan ritel Alfamart Class. Kali ini, bekal pendidikan manajemen ritel kepada para siswa SMKN...

Ngopi Bareng di Sigandul

TEMANGGUNG – Menyambut peringatan Hari Kopi Internasional yang jatuh pada 1 Oktober mendatang, para pelaku kopi di lereng Gunung Sindoro akan mengadakan aksi minum...

Curug Sewu Dkucuri Rp 1,2 M

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporar) Kendal berencana melakukan penataan objek wisata milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal. Salah satu fokus tahun ini adalah...