33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Oktober, Transaksi Non Tunai 100 Persen

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Jasa Marga Cabang Semarang akan menerapkan transaksi non tunai di semua gardu tol di wilayahnya mulai Oktober mendatang. Selain untuk mempercepat transaksi dan mengurangi kemacetan, penerapan 100 persen transaksi non tunai ini juga untuk mendukung program non tunai pemerintah.

General Manager Jasa Marga Cabang Semarang, Dwi Winarsa mengatakan, penerapan 100 persen transaksi non tunai akan mulai diberlakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada bulan September, yang akan mulai diberlakukan pada dua gerbang tol yakni Gayamsari dan Kaligawe. Tahap kedua akan diberlakukan pada gerbang tol Tembalang dan Manyaran pada bulan Oktober.

“Saat ini dari empat gerbang tol yang ada, terdapat 32 gardu, yang terdiri dari 14 gardu tol otomatis (GTO), dan 18 gardu reguler. Gardu tol reguler ini nantinya akan dirubah menjadi gardu mutli fungsi. Yaitu gardu yang bisa melayani transaksi non tunai semua golongan,” ucapnya, kemarin.

Sejauh ini, lanjutnya, penggunaan transaksi non tunai di gerbang tol wilayahnya masih minim. Kendaraan yang melintas setiap hari rata-rata 140 ribu kendaraan dengan transaksi sekitar Rp370 juta per hari. Dari total tersebut, hanya sekitar 30 persen berasal dari transaksi non tunai.

Padahal, penggunaan transaksi non tunai dinilai mampu mempercepat transaksi tol, sehingga akan mengurangi kemacetan. “Transaksi reguler selama ini memakan waktu sekitar 6 – 10 detik, sedangkan transaksi non tunai bisa kurang dari 4 detik tiap transaksinya. Kalau ini diterapkan 100 persen, tentu akan mengurangi kemacetan,” katanya.

Deputi General Manager Operation Jasa Marga Cabang Semarang Aprimon, menambahkan, meski semua gerbang tol nantinya akan otomatis, namun pihaknya masih tetap menempatkan petugas untuk menjual kartu e-toll dan beberapa di gardu multi fungsi.

“Tiga atau dua gardu nanti masih dijaga oleh satu orang petugas, sebagai antisipasi masyarakat yang belum memiliki kartu e-toll,” ujarnya.

Sosialisasi, lanjutnya, juga terus dilakukan menjelang penerapan 100 persen transaksi non tunai ini. “Di level cabang  kita memberikan informasi kepada masyarakat, melalu papan informasi yang kita pasang di setiap gardu, yang menginformasikan bahwa mulai Oktober akan diberlakukan trnasksi non tunai,” tandasnya. (dna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sementara, Hadziq vs Bambang

RADARSEMARANG.COM - BAGAIMANA dengan Pilkada Temanggung? Petahana Bambang Soekarno yang diusung PDIP, Nasdem, dan PKB dipastikan akan mendapat lawan dari koalisi PPP, Golkar, Gerindra, PAN,...

Maulid di MAJT Bersama Para Habaib

SEMARANG-Sejumlah habib bakal hadir dalam rangkaian peringatan Haflah Maulidurrasul Muhammad SAW 1439 H di Plaza Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Jumat (1/12) besok....

Bidik Delapan Besar Usia Dini dan Anak Madya

KLUB Perkumpulan Bulutangkis (PB) Gatra Pino Semarang menaruh harapan dapat melaju ke babak delapan besar kelompok usia dini dan anak anak tingkat madya Kejuaraan...

Pemkab Gencarkan Pembangunan

DEMAK - Peringatan HUT Demak ke-514 kemarin berlangsung meriah. Selain dimeriahkan tampilan drama kolosal juga tiyo kodo dari TNI Kodim 0716 Demak. Bupati Demak HM...

Full Day School Tidak Wajib

TEGAL-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal Johardi menegaskan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, sekolah lima hari atau Full Day School (FDS) tidak...

Mengatasi Bencana Banjir Rob di Kabupaten Pekalongan

KAJEN - Komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menyelesaikan masalah rob di bukanlah pepesan kosong belaka. Sebelumnya telah ditempuh dengan pembangunan great land wall atau ...