Naik Peringkat 6, Masih Banyak PR

469
TINGKATKAN MUTU : Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Yos Johan Utama saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Universitas Diponegoro, Selasa (29/8) (Afiati Tsalistati/Jawa Pos Radar Semarang).
TINGKATKAN MUTU : Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Yos Johan Utama saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Universitas Diponegoro, Selasa (29/8) (Afiati Tsalistati/Jawa Pos Radar Semarang).

SEMARANG – Tahun ini, Universitas Diponegoro (Undip) masuk ranking 6 secara nasional. Sebelumnya Undip menempati peringkat 9. Kenaikkan ini didukung oleh jumlah penelitian pada tahun 2016.

“Selain itu, juga di dukung oleh peningkatan jumlah Pengabdian Masyarakat yang program-programnya sudah menyentuh kebutuhan masyarakat. Peningkatan jumlah penelitian Undip 2 tahun ini sangat signifikan, bahkan grafiknya menunjukkan peningkatan yang curam, tidak lagi landai,” terang Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama, dalam pembukaan Rapat Kerja Tengah Tahun 2017, Selasa (29/8). Rapat Kerja tersebut diikuti seluruh Dekan dan Wakil Dekan seluruh fakultas serta para direktur dan ketua lembaga di lingkungan Undip.

Yos mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh seluruh civitas akademika Undip. Salah satunya adalah persoalan bidang kelembagaan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Di bidang kelembagaan misalnya, masih ada prodi yang nilai akreditasinya B, jumlah fakultas yang terakreditasi internasional masih sedikit, dan jumlah mahasiswa internasional serta nilai A1 PTN-BH Undip yang masih kecil.

Pihaknya berkomitmen akan terus meningkatkan kinerja dan memberikan dukungan anggaran guna peningkatan kualitas Undip secara kelembagaan, seperti peningkatan jumlah dosen bergelar doktor, yang saat ini masih 30 persen. Selain itu juga memacu prodi yang sudah dua tahun masih terakreditasi B menjadi A, dan target meningkatkan akreditasi Internasional yang saat ini ada tujuh fakultas menjadi 10 falultas di tahun depan.

“Semua itu menjadi tantangan bagi Undip untuk mengejar ketertinggalan, agar Undip tahun depan lebih meningkat ranking dan reputasinya,” terang guru besar Fakultas Hukum Undip itu.

Yos mengingatkan bahwa kenaikan ranking Undip secara nasional ini jangan membuat seluruh civitas akademika terlena. Justru harus menjadi pacuan, tantangan Undip akan lebih berat untuk mempertahankan dan meningkatkan ranking yang berimbas pada reputasi dan pilihan mahasiswa ke PTN terbesar di Jawa Tengah ini. (tsa/zal)