33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Kecelakaan Karambol, 5 Tewas

Truk Kontainer Alami Rem Blong

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNGARAN–Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (Jalan Semarang – Solo), tepatnya di depan Pabrik Apac Inti Corpora, Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (29/8) sekitar pukul 13.45.  Kecelakaan yang melibatkan truk kontainer bernopol H 1636 BP, truk pengangkut kayu bernopol H 1578 RG, mobil boks bernopol H 1847 HD, serta 8 sepeda motor tersebut menyebabkan lima orang tewas, dan puluhan orang terluka. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Ken Saras.

Pemilik warung sembako di depan Pabrik Apac Inti, Lina, 48, mengaku masih shock mengetahui kecelakaan dahsyat tersebut. “Tadi terdengar bunyi keras ‘duarrrr’, lalu saya lihat ada truk (kontainer) yang berjalan sendiri, posisinya miring. Dari arah turunan Bawen (Solo) ke arah sini (warungnya),” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Melihat truk trailer yang membawa peti kemas melaju ke arah warungnya, ia pun berusaha menyelamatkan diri. “Saya kaget lalu lari. Pikiran saya lari ke jembatan penyeberangan (depan Pabrik Apac Inti),” ujarnya.

Beruntung, peti kemas tersebut tidak sampai menghantam warung miliknya. Laju peti kemas tersebut terhenti oleh bangunan yang letaknya hanya 2 meter dari warungnya. “Saya tidak tahu kejadian persisnya, yang saya pikir hanya untuk menyelamatkan diri. Ini kaki saya masih ngewel (gemetaran),” ucapnya dengan wajah trauma.

Dalam kecelakaan tersebut, setidaknya melibatkan tiga truk dan delapan sepeda motor. Akibat hantaman peti kemas yang lepas dari bodi truk trailer, sedikitnya lima rumah mengalami rusak berat. Selain itu, satu tiang listrik juga roboh diterjang peti kemas.

Sopir truk pengangkut kayu, Rohmad, 35, menjelaskan, jika truk kontainer tersebut menabraknya dari belakang, yakni dari arah Bawen menuju Ungaran. “Truk saya terus terdorong dan akhirnya menghantam warung es degan. Untungnya warung dalam kondisi sepi,” katanya. Akibatnya, muatan kayu berantakan di jalan.

Rohmad menduga, trailer pengangkut peti kemas itu mengalami rem blong saat melaju di turunan Bawen. Setelah menghantam warung es degan, lanjutnya, ia juga menghantam mobil boks hitam yang tengah melaju dengan kecepatan rendah di depannya.

“Kemudian mobil boks juga menabrak warung. Setelah itu, saya tidak tahu kejadiannya sampai akhirnya truk tronton terguling dan menabrak bangunan yang ada di depan Pabrik Apac Inti,” ujarnya.

Kejadian itu pun langsung menyita perhatian warga. Arus lalu lintas Solo-Semarang sempat macet total. Para korban terluka dan tewas langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ken Saras. Tercatat, ada 11 korban yang dibawa ke RS Ken Saras. Rata-rata korban adalah pengendara motor yang ikut tertabrak.

Humas RS Ken Saras, Elsih Listanti, mengungkapkan dari 11 orang korban laka maut tersebut, lima di antaranya tewas. “Tiga yang meninggal belum diketahui identitasnya,” kata Elsih.

Ke-11 korban yang dibawa ke RS Ken Saras, di antaranya, Teguh Mujiono, 58, warga Tambak Boyo RT 05 RW 01, Kecamatan Ambarawa; Sriyono, 32, warga Jalan Jati Raya No 29 Banyumanik, Kota Semarang; Arafik, 41, warga Kabupaten Kendal, dan  Sumiyati, 53, warga Tambak Boyo RT 05 RW 01 Kecamatan Ambarawa. Selain itu, Anto Sulistyo, 32, warga Sendang RT 05 RW 01 Kecamatan Beringin, dan  Udi Triyanto, 31, warga Mijen, Kota Semarang.

Sedangkan dua dari lima korban tewas, yakni Zamzinah, 72, warga Merak Rojo RT 01 RW 06, Kecamatan Bawen dan Johan Wijaya, warga Tambak Boyo, Kecamatan Ambarawa. “Tiga korban meninggal lainnya belum diketahui identitasnya. Yakni, dua laki-laki dan satu perempuan,” jelas Elsih.

Dikatakan, dari korban yang selamat, semuanya mengalami luka berat di bagian kaki.

Kapolres Semarang AKBP V Thirdy Hadmiarso dan Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho yang berada di lokasi kejadian masih enggan memberikan komentar resmi, karena masih melakukan olah TKP. Untuk mengevakuasi peti kemas yang terperosok hingga merobohkan beberapa rumah warga, pihak kepolisian menggunakan satu beghu dan satu truk pemadam kebakaran. Sekitar pukul 18.59 kemarin, proses evakuasi peti kemas baru dilakukan.

Pihak kepolisian memberikan pembatas police line di area lokasi kecelakaan. Akibatnya, arus lalulintas dari kedua arah terganggu. Kemacetan baik dari arah Bawen maupun Ungaran mengular hingga sejauh lima kilometer. (ewb/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ida Ajak Perempuan Maju

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Cawagub Jateng Ida Fauziyah menyatakan, kaum perempuan berhak untuk maju dalam berbagai bidang. Semangat itu merupakan sebuah hal yang mutlak. Menurutnya,...

Ajak Semua Bersinergi Kembangkan Keuangan Syariah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Training of Trainers (ToT) Keuangan Syariah Terintegrasi yang dihelat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Program Studi Ekonomi Islam FEB Undip...

Panwas Harus Jadi Panglima Pemilu

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota Komsii A DPRD Provinsi Jateng melakukan kunjungan ke Kantor Panwaskab Demak di Jalan Bhayangkara, Kota Demak, kemarin. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua...

Telkom Dorong Ide Kreatif Karyawan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – PT Telkom Witel Pekalongan meresmikan Ruang Indicave Telkom yang bertempat di Gedung Telkom, Jalan Merak Kota Pekalongan. Fasilitas ini dibuat untuk...

Gunakan Metode Ruqyah, Rangkul Pecandu sebagai Saudara

RADARSEMARANG.COM - Mengobati pecandu narkoba, tidak cukup dengan pengobatan medis. Tapi juga lewat motivasi baik dari diri maupun orang sekitar pemakai. Ini juga yang...

Sebulan 4.287 Pelanggar Lalin

KAJEN- Tingkat pelanggaran lalu lintas (lalin) yang melintas di Kabupaten Pekalongan, cukup tinggi. Dalam waktu sebulan (Agustus) pihak Satlantas Polres Pekalongan telah menindak 4.277...