33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Jadi Pecandu Sabu-Sabu, Ibu Rumah Tangga Diciduk

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

TEMANGGUNG—Ibu rumah tangga bernama Sundari, 39, warga Kampung Kemantren RT 2/RW 6 Kelurahan Temanggung I, Kecamatan Temanggung, ditangkap polisi. Penyebabnya, ibu tiga anak itu mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, penangkapan bermulda dari informasi warga. Menurut laporan warga, Sundari kerap menggunakan sabu-sabu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satuan Narkoba Polres Temanggung melakukan pengintaian.

Petugas lantas mendatangi rumah tersangka. Hasilnya, polisi menemukan sabu beserta alat hisap (bong) di rumah tersangka. “Petugas membawa tersangka ke Mapolres Temanggung,” kata Henny saat gelar perkara di Mapolres, kemarin.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Antara lain, dua bungkus sabu seberat kotor 0,30 gram dan 0,30 gram, satu bong, dua pipet kaca, dan dua korek api. Juga dua sedotan plastik dipotong runcing; dan satu ponsel merek Polytron. “Berdasarkan pengakuannya, ia hanya sebagai pemakai. Sabu diperoleh atas pemberian teman.”

Tersangka bakal dijerat pasal 114 ayat subsider pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukumannya maksimal seumur hidup dan denda Rp 8 miliar.

Kepada polisi, Sundari mengaku jadi pecandu sabu-sabu sejak setahun terakhir. Ia mendapatkan barang haram tersebut dari teman suaminya bernama Aji, 45, warga Magelang. “Saya pakai cuma buat menambah stamina agar rajin bekerja untuk melakukan pekerjaan rumah. Saya tidak beli, diberi teman suami. Suami saya juga tahu. Kadang saya pakai sendiri. Kadang pakai bareng suami,” akunya. (san/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Pemilihan Ketua RW V Ngaliyan

RADARSEMARANG.COM - WARGA Kelurahan Ngaliyan RW V Kecamatan Ngaliyan, Semarang akan menggelar Pesta Demokrasi Pemilihan Ketua RW periode 2018-2021. Rangkaian kegiatannya dimulai 11 Maret...

KPRI MAS Beri Beasiswa untuk Pelajar Berprestasi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Perkembangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Marsudi Ajining Sariro (MAS) Kabupaten Demak cukup pesat. Berdasarkan laporan bidang permodalan, simpanan wajib anggota...

Latih Pramuka Demi Mengejar Pahala

SUDAH belasan tahun, Drs Suhadi Hadi Siswoyo, warga Jalan Saptamarga III No 109 Jangli, Tembalang melatih pramuka para siswa sekolah. Meski tak mendapat honor,...

Warga Rejosari Blokir Proyek Tol 

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Ratusan warga Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel memblokir pembangunan jalan tol di desa setempat. Aksi tersebut, dipicu adanya rencana penutupan akses jalan Kendal-Magangan untuk...

Bendung Karet BKB

RADARSEMARANG.COM - PROYEK pembangunan bendung karet di Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) senilai Rp 148 miliar terus dikebut pengerjaannya. Bendungan yang nantinya berfungsi sebagai...

Abu Pasar Kaliwungu Dilabfor

KENDAL—Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri Cabang Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran pasar pagi Kaliwungu. Hal itu untuk...