Jadi Pecandu Sabu-Sabu, Ibu Rumah Tangga Diciduk

1491
GELAR KASUS: Tersangka Sundari di Mapolres Temanggung diperlihatkan kepada wartawan usai pemeriksaan (AHSAN WONG FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).
GELAR KASUS: Tersangka Sundari di Mapolres Temanggung diperlihatkan kepada wartawan usai pemeriksaan (AHSAN WONG FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).

TEMANGGUNG—Ibu rumah tangga bernama Sundari, 39, warga Kampung Kemantren RT 2/RW 6 Kelurahan Temanggung I, Kecamatan Temanggung, ditangkap polisi. Penyebabnya, ibu tiga anak itu mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, penangkapan bermulda dari informasi warga. Menurut laporan warga, Sundari kerap menggunakan sabu-sabu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satuan Narkoba Polres Temanggung melakukan pengintaian.

Petugas lantas mendatangi rumah tersangka. Hasilnya, polisi menemukan sabu beserta alat hisap (bong) di rumah tersangka. “Petugas membawa tersangka ke Mapolres Temanggung,” kata Henny saat gelar perkara di Mapolres, kemarin.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Antara lain, dua bungkus sabu seberat kotor 0,30 gram dan 0,30 gram, satu bong, dua pipet kaca, dan dua korek api. Juga dua sedotan plastik dipotong runcing; dan satu ponsel merek Polytron. “Berdasarkan pengakuannya, ia hanya sebagai pemakai. Sabu diperoleh atas pemberian teman.”

Tersangka bakal dijerat pasal 114 ayat subsider pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukumannya maksimal seumur hidup dan denda Rp 8 miliar.

Kepada polisi, Sundari mengaku jadi pecandu sabu-sabu sejak setahun terakhir. Ia mendapatkan barang haram tersebut dari teman suaminya bernama Aji, 45, warga Magelang. “Saya pakai cuma buat menambah stamina agar rajin bekerja untuk melakukan pekerjaan rumah. Saya tidak beli, diberi teman suami. Suami saya juga tahu. Kadang saya pakai sendiri. Kadang pakai bareng suami,” akunya. (san/isk)