Desa Kekeringan Digerojok Air Bersih

440

MUNGKID—Sejumlah desa di Kabupaten Magelang yang dilanda kekeringan, mulai mendapatkan bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dropping air bersih dilakukan di Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman dan Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur.

“Untuk Desa Margoyoso yang meminta bantuan air bersih yakni Dusun Sabrang, Tubansari, Kalisari dan Manglong.  Sedangkan untuk Desa Kenalan, Borobudur meliputi Gang Mawar, Melati dan Bakung,” kata Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, kemarin.

BPBD mengimbau kepada warga yang kekurangan air bersih untuk memanfaatkan air hanya untuk keperluan makan dan minum. “Setiap dusun satu tangki dikirim dua hari sekali sebanyak 5000 liter per tangki.”

Untuk diketahui, sebanyak delapan desa di Kabupaten Magelang mengalami kekeringan. Yakni, Desa Margoyoso (Kecamatan Salaman), Banyudono (Dukun), Bumiharjo, Kenalan, Kembanglimus, Wringinputih, Candirejo dan Tegalarum (Borobudur).

Edy menyampaikan, upaya mengatasi kekeringan hanya bisa dilakukan dengan dropping air bersih. Permintaan droping air setiap tahun fluktuatif, tergantung musim masing-masing daerah. Pada 2016 misalnya, nyaris tidak ada permintaan dropping air, karena hujan terjadi sepanjang tahun.

Upaya lain, perawatan daerah-daerah tangkapan air. Termasuk, menjaga vegetasi. Lalu, pencanangan program-program yang mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih. Seperti penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Juga pembangunan sumur bor/pompa.

Dikatakan, ada beberapa desa yang telah melaksanakan program tersebut, sehingga tidak lagi meminta bantuan dropping air. Daerah tersebut, antara lain, Desa Kalitulung (Kecamatan Sawangan), Maitan (Kecamatan Borobudur) dan Banyudono (Kecamatan Dukun). (vie/isk)