Ajak Masyarakat Sadar Kesehatan

600
HIDUP SEHAT : Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv dan Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo saat mengisi diskusi di Hotel Quest, kemarin (MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG).
HIDUP SEHAT : Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv dan Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo saat mengisi diskusi di Hotel Quest, kemarin (MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – DPRD meminta Pemprov mengoptimalkan keberadaan desa siaga untuk mengkampanyekan hidup sehat kepada masyarakat. Karena selama ini kesadaran masyarakat belum besar, sehingga banyak masyarakat yang terserang berbagai penyakit. Seperti kurang bisa menjaga kebersihan lingkungan dan kurang asupan gizi.

Anggota Komisi  E DPRD Jateng, Muh Zen Adv mengatakan, keberadaan desa siaga di Jateng sudah bagus. Jika dioptimalkan bisa menekan angka berbagai penyakit dan bisa sebagai upaya untuk mengajak masyarakat sadar kesehatan. Karena diakui atau tidak di Jateng masih banyak daerah yang sulit diakses. “Kesadaran masyarakat butuh ditingkatkan, dan salah satunya bisa melalui desa siaga,” katanya dalam Diskusi “Menjaga Kesehatan Masyarakat” di Hotel Quest Semarang, kemarin.

Ia tidak menampik, jika keterbatasan anggaran masih menjadi kendala persoalan kesehatan di Jateng. Untuk itu, harusnya ada campur tangan pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Jateng. Sebab, anggaran di Dinas Kesehatan Jateng belum sepenuhnya bisa mengcover. “Anggaran yang ada harus dioptimalkan, kami berharap tidak ada program yang terhambat karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo tidak menampik jika anggaran belum begitu besar. Di Jateng sendiri anggaran sekitar 10 persen dari jumlah APBD. Meski begitu, ia mengaku tidak masalah dan terus berupaya untuk mengoptimalkan anggaran yang ada. “Kesehatan ini masalah urgent, jadi kami berharap masyarakat bisa sepenuhnya sadar pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Banyak faktor yang menyebabkan datangnya berbagai penyakit. Terutama di tengah pergantian musim seperti sekarang dari penghujan menuju kemarau. Berbagai penyakit seperti saluran pernafasan, diare sampai demam berdarah masih terus mengancam. “Masyarakat harus bisa menjaga kebersihan lingkungan, karena jika lingkungan tidak sehat bisa menimbulkan berbagai penyakit,” tambahnya.

Ia juga terus mendukung keberadaan Desa Siaga di Jateng. Desa Siaga sangat penting, karena pembangunan semua diawali di desa. Pihaknya terus melakukan pendekatan program kesehatan dengan pendekatan keluarga. Memastikan semua keluarga tak ada problem kesehatan menjadi tujuan utama. “Karena ketika keluarga sehat bisa untuk menuju dan membawa Jateng sehat,” tambahnya. (fth.mg39/ric)