33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Ajak Masyarakat Sadar Kesehatan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – DPRD meminta Pemprov mengoptimalkan keberadaan desa siaga untuk mengkampanyekan hidup sehat kepada masyarakat. Karena selama ini kesadaran masyarakat belum besar, sehingga banyak masyarakat yang terserang berbagai penyakit. Seperti kurang bisa menjaga kebersihan lingkungan dan kurang asupan gizi.

Anggota Komisi  E DPRD Jateng, Muh Zen Adv mengatakan, keberadaan desa siaga di Jateng sudah bagus. Jika dioptimalkan bisa menekan angka berbagai penyakit dan bisa sebagai upaya untuk mengajak masyarakat sadar kesehatan. Karena diakui atau tidak di Jateng masih banyak daerah yang sulit diakses. “Kesadaran masyarakat butuh ditingkatkan, dan salah satunya bisa melalui desa siaga,” katanya dalam Diskusi “Menjaga Kesehatan Masyarakat” di Hotel Quest Semarang, kemarin.

Ia tidak menampik, jika keterbatasan anggaran masih menjadi kendala persoalan kesehatan di Jateng. Untuk itu, harusnya ada campur tangan pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Jateng. Sebab, anggaran di Dinas Kesehatan Jateng belum sepenuhnya bisa mengcover. “Anggaran yang ada harus dioptimalkan, kami berharap tidak ada program yang terhambat karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo tidak menampik jika anggaran belum begitu besar. Di Jateng sendiri anggaran sekitar 10 persen dari jumlah APBD. Meski begitu, ia mengaku tidak masalah dan terus berupaya untuk mengoptimalkan anggaran yang ada. “Kesehatan ini masalah urgent, jadi kami berharap masyarakat bisa sepenuhnya sadar pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Banyak faktor yang menyebabkan datangnya berbagai penyakit. Terutama di tengah pergantian musim seperti sekarang dari penghujan menuju kemarau. Berbagai penyakit seperti saluran pernafasan, diare sampai demam berdarah masih terus mengancam. “Masyarakat harus bisa menjaga kebersihan lingkungan, karena jika lingkungan tidak sehat bisa menimbulkan berbagai penyakit,” tambahnya.

Ia juga terus mendukung keberadaan Desa Siaga di Jateng. Desa Siaga sangat penting, karena pembangunan semua diawali di desa. Pihaknya terus melakukan pendekatan program kesehatan dengan pendekatan keluarga. Memastikan semua keluarga tak ada problem kesehatan menjadi tujuan utama. “Karena ketika keluarga sehat bisa untuk menuju dan membawa Jateng sehat,” tambahnya. (fth.mg39/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dinyatakan Sudah Sehat, Pembunuh Istri ditahan

WONOSOBO - Setelah menjalani pemeriksaan di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, Suratman, tersangka pembunuh istri dinyatakan kondisinya membaik. Warga Rojoimo Wonosobo dijemput penyidik di RS...

Buron Sebulan, Pelaku Pencabulan Ditangkap

KENDAL—Kasus kekerarasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kendal. Kali ini menimpa gadis belia berinnisial FR, 13, yang masih duduk bangku...

Dorong RSUD Tingkatkan Pelayanan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta RSUD K.R.M.T Wongsonegoro untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Hal itu ia ungkapkan saat memimpin apel...

Motif Naga Tonjolkan Keunikan

Imlek identik dengan kemeriahan, warna merah, dan makan bersama. Tampil cantik menyambut tahun Ayam Api seolah menjadi kebutuhan. Perpaduan busana yang pas dan make...

Ratusan Peneliti Terancam Sanksi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) membeberkan, sedikitnya 600 peneliti dari berbagai Perguruan Tinggi...

Bersih-bersih, Buka Masa Depan Baik

SEMARANG – Seminggu menjelang Imlek, umat dan pengurus di sejumlah Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) membersihkan rupang dan tempat ibadah masing-masing. Warga Tionghoa juga...