TAMPIL : Kelompok kesenian asal Batang saat beraksi di depan warga perantauan di TMII (istimewa).
TAMPIL : Kelompok kesenian asal Batang saat beraksi di depan warga perantauan di TMII (istimewa).

BATANG – Selama ini masyarakat Batang kadang tidak percaya diri dengan daerahnya. Untuk itu, Bupati Batang Wihaji meminta fenomena ini perlu diubah pola pikirnya. Sebab Batang ternyata punya potensi yang luar biasa, dari laut, pegunungan hingga wisatanya.

“Kita harus percaya diri dan bangga jadi Wong Batang,” Kata Wihaji saat bertemu Masyarakat Rantau Batang dalam Pentas Seni di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (27/8).

Wihaji juga mengatakan Bumi Batang adalah alam yang indah dengan beragam destinasi inovasi dan kreatif. Dimana banyak tempat wisata alam air terjun dan wisata budaya, pantai yang di awali Sigandu, Depok, Ujungnegoro, Kuripan, Pantai Jodoh, yang memanjang dengan panorama yang indah dan dipenuhi pohon cemara, mangrove. “Masyarakat Batang rantau yang sukses kami harap bisa ikut mewarnai dan ikut berinvestasi membangun Batang,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, turut digelar dialog dengan beberapa komunitas warga Batang, seperti Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB), ARO, Roban Mania. Di Jakarta juga masih ada 6 komunitas lainya, namun berhalangan hadir.

Ketua PMB Irjen Purn Pol Suprapto mengatakan, warga Batang yang merantau lebih sari 800 orang dan mungkin jumlahnya bisa ribuan, karena ada yang belum terdata. Pada pertemuan tersebut digelar dialog penyampaian visi misi dan perkenalan dengan Bupati baru. Serta memberikan masukan apa yang bisa Paguyuban Rantau Batang berikan untuk ikut berkontribusi pada pemerintah daerah untuk memajukan Batang. “Tadi kami mengusulkan ada etalase Batang di sekretariat bersama di Jakarta, nanti akan kami publikasikan di media sosial,” ujarnya. (han/ric)