28.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Pengedar Pil Koplo Dibekuk

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

SEMARANG – Seorang pengedar narkoba dibekuk aparat Polsek Mijen. Dari tangan tersangka petugas mengamankan pil koplo sebanyak 225 butir.

Pelaku bernama Suwanto alias Aming, 28, diringkus saat berada di rumahnya di Dukuh Kongkong Wonoplumbon RT.2/III Mijen, pada Kamis (24/8) sekitar pukul 13.00 WIB.

Penangkapan ini setelah adanya informasi dari masyarakat sekitar, lantaran bisnis haram yang dilakukan tersangka sangat meresahkan. “Dari penangkapan pelaku, kami menemukan barang bukti berupa 205 butir pil warna kuning berkode MF, 10 butir pil warna berkode DMP dan 10 butir pil warna putih tanpa kode,” ungkap Kapolsek Mijen Kompol H Baihaqi.

Ratusan barang bukti tersebut ditemukan sudah dalam kondisi siap edar yang terkemas dalam klip plastik kecil. Hasil dari pemeriksaan penyidik, tersangka mengakui barang tersebut akan diedarkan kepada para pelangganya yang didominasi para pelajar.

“Pelangannya sebagian besar kalangan muda atau pelajar. Biasanya mereka datang ke rumah Suwanto untuk membeli pil itu. Tersangka mengakui sudah tiga tahun menjalankan bisnis ini,” terangnya.

Baihaqi membeberkan, barang tersebut didapat dengan mudah dari seseorang bernama Rio, warga Kaliwungu Kendal. Pil koplo tersebut dibeli dengan harga Rp 8.000 per klip berisi 10 butir dan kemudian dijual kembali seharga Rp 10 ribu.

“Tersangka membeli barang itu sudah kemasan siap edar. Pil berkode MF dibelinya seharga Rp 9.000 per klip yang berisi 10 butir dan dijualnya kembali Rp 15 ribu,” katanya.

Saat ini, pria yang bekerja serabutan ini masih mendekam di ruang tahanan Mapolsek Mijen. Pihak kepolisian akan terus mengembangkan kasus ini dan memburu nama yang disebut Suwanto. Tidak menutup kemungkinan, selain tersangka Suwanto, masih ada pelaku lain jaringan kelompok narkoba ini.

“Kami akan terus melacak dan memburu nama yang disebut tersangka. Mudah-mudahan kita juga bisa mengungkap jaringan ini,” pungkasnya. (mha/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -