Masyarakat Diminta Aktif Awasi DD

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

UNGARAN – Masyarakat Kabupaten Semarang diminta untuk ikut mengawasi penggunaan Dana Desa (DD). Berkaca dari kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada beberapa kades di Bangkalan Jawa Timur, maka partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam pengawasan.

“Karena ada Undang-Undang Desa sekarang Pemerintah Desa (Pemdes) bisa mengelola DD diatas Rp 1 miliar. Besarnya dana tersebut, lanjutnya, berpotensi terjadinya penyelewengan. Sehingga perlu peran masyarakat dalam melakukan pengawasan DD,” tegas Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto saat reses di Rumah Aspirasi PDIP Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Minggu (27/8).

Dijekaskan, Dana Desa berfungsi untuk membangun desa itu sendiri. Maraknya penyelewengan DD juga dipengaruhi karena ketidaktahuan masyarakat dalam pengelolaannya. Sehingga anggaran tersebut rawan untuk diselewengkan.

“Masyarakat saya minta untuk mengawasi. Karena ketidaktahuan masyarakat terkait pengelolaan dana desa, banyak infrastruktur di desa yang dibiarkan mangkrak,” ujarnya.

Kondisi tersebutlah yang membuat masyarakat awam berikiran jika selama ini Pemkab Semarang tidak melakukan pembangunan infrastruktur di desa. Padahal, sesuai dengan amanat UU nomer 23/2014 pemerintah desa wajib melakukan pembangunan aset diwilayahnya sendiri secara mandiri. Seperti halnya pembangunan jalan poros desa. Pembangunan tersebut dilakukan melalui DD. “Kewenangan antara Pemda dengan Pemdes juga sudah jelas di UU nomer 23,” ujarnya.

Banyak masyarakat yang berfikir jika infrastruktur desa merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Daerah. Melalui UU nomer 23/2014 infrastruktur yang merupakan aset milik Pemdes, merupakan tanggungjawab dari desa itu sendiri. Artinya, Pemda tidak bisa campur tangan melakukan pembangunan dikarenakan bukan aset milik Pemda dalam hal ini Pemkab Semarang.

“Pembangunan yang bukan wewenang kabupaten tidak bisa dibangun pemerintah. Karena bukan asetnya. Dan itu masyarakat juga harus tahu. Jangan sampai timbul pemikiran jika karena tidak tahu adanya UU tersebut, masyarakat berfikiran jika pemda tidak mau membangun infrasruktur yang ada di desa,” tuturnya.

Dijelaskan Bambang, Pemkab Semarang dapat ikut campur tangan terhadap pembangunan infrastruktur desa, asal aset tersebut diserahkan kepada pemda. “Jangan sampai dana desa dibagi-bagi per Dusun, RT, RW sehingga tidak ada skala priorotas,” katanya.  (ewb/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -