NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG

SEMARANG – Pertumbuhan​ usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang cukup besar harus menjadi perhatian serius Pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota di Jateng. Banyaknya UMKM bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah kemiskinan dan pengangguran di Jateng.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi menegaskan, sudah saatnya sektor UMKM diperhatikan. Sektor tersebut mampu menguatkan perekonomian bangsa. Ia meminta kepada Pemprov untuk proaktif mendata sekaligus memberikan stimulan kepada pelaku UMKM supaya bisa berkembang. “Selama ini kendala UMKM banyak yang kesulitan modal. Ini harus menjadi perhatian pemerintah baik Jateng maupun daerah,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya UMKM juga bisa meningkatkan daya saing daerah. Berbagai potensi yang ada bisa diperkenalkan dan dioptimalkan. Dan itu jelas sangat bisa membantu perekonomian masyarakat di daerah. “Kalau sektor ini digarap serius pasti bisa mengurangi kemiskinan dan pengangguran,” tambahnya.

Sejumlah daerah sudah cukup bagus perhatiannya terhadap keberadaan UMKM. Bupati Blora, Djoko Nugroho misalnya meyakinkan UMKM untuk sekarang ini tumbuh pesat di Blora. Pasalnya sektor tersebut mampu menopang perekonomian unggulan nomor dua setelah usaha ukir jati. “Kontribusinya sangat besar, makanya kami terus mendukung UMKM,” katanya.

Ia menambahkan, sekarang ini jumlah usaha mikro di Blora ada 5.964 unit. Jumlah itu bergerak di sektor kuliner, kelontong, usaha rumah tangga. “Termasuk kuliner juga tumbuh. Saya kerap mengimbau kepada masyarakat untuk turut bisa mengenalkan makanan khas Blora,” ujarnya. (fth/ric)