33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Bikin Doraemon dari Karung Bekas

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MUNGKID–Semarak karnaval Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang begitu terasa, Minggu (27/8) kemarin. Peserta membawa berbagai properti pendukung serta mengenakan kostum unik yang memukau penonton.

Peserta dari Dusun Sukorame, misalnya. Mereka menghadirkan karakter lucu dan menggemaskan dengan konsep dunia anak. Beberapa tokoh kartun film animasi favorit anak-anak ditampilkan. Seperti angry birds, doraemon, minion, dan burung.

Kostum-kostum itu karya pemuda setempat. Bahannya memanfaatkan limbah karung plastik beras. “Kami kumpulkan bagor (karung plastik rol, Red) dari masyarakat, kemudian kami buat kerangkanya. Selanjutnya, bagor-bagor itu kita tempelkan, kemudian kami cat sesuai dengan warna yang diinginkan,” kata Muhammad Heriyanto, 22, di sela mengikuti karnaval, kemarin.

Penampil dari Dusun Karanganyar, juga tidak kalah menarik. Peserta terakhir ini menonjolkan kostum ala karnaval. Tak heran, peserta dibuat kerepotan oleh penonton yang ingin berfoto bersama. Kendati demikian, tetap dilayani dengan sabar, sembari menahan berat kostum yang mencapai delapan kilogram lebih itu. “Sini kalau mau foto lagi, nggak apa-apa,” kata Erick, mengajak dengan ramah.

Salah satu koordinator peserta dari Dusun Karanganyar, Irwan Krisnanto menjelaskan, kostum terbuat dari limbah. Ia merancang kostum dengan kobaran api yang terbuat dari plastik mi instan berwarna merah dan kuning. Sedangkan kostum kupu-kupu memanfaatkan kantong plastik warna-warni.

“Untuk kostum api, kita juga menggunakan plastik aluminum foil yang tidak laku jual. Kami ingin memasyarakatkan bahwa kita bisa menggunakan kembali sampah plastik menjadi sesutu yang indah.”

Kepala Desa Banyubiru, Wintoro, menyampaikan, kegiatan karnaval merupakan puncak Festival Banyubiru dan Kirab Budaya 2017. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diprogramkan desa untuk memeriahkan HUT ke-72 RI. Sekaligus, meningkatkan jumlah kunjungan wisata di Bukit Gununggono.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin lihat keunggulan masing-masing dusun sebagai langkah awal mengintegrasikan potensi-potensi di setiap dusun. Apalagi, desa ini sudah dikukuhkan menjadi Desa Wisata Banyubiru.” (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ratusan Botol Miras Diamankan Satpol PP

UNGARAN-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Semarang kembali menyita ratusan botol berisi minuman keras (miras) dalam razia di beberapa kecamatan, Senin malam (28/8)...

Outdoor Activity Berbasis Project

RADARSEMARANG.COM, FENOMENA rendahnya sikap dan tingkat keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran, dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang cenderung monoton dan tidak variatif. Di antaranya, mengeluarkan...

Gas Melon Tembus Rp 25 Ribu

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Masyarakat Kabupaten Temanggung belakangan ini kesulitan memperoleh gas elpiji 3 kilogram atau yang biasa disebut gas melon. Selain sulit mendapatkan, harganya...

Hijrah Sang Gitaris

Ia gitaris terkemuka. Namanya tidak bisa dipisahkan dari NOAH: Mohammad Kautsar Hikmat. Panghilannya: Uki.  Instagram Uki viral. Jagat musik pun kaget. Uki menyatakan "menggantung...

DPRD Lantik PAW PDI Perjuangan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - DPRD Demak, kemarin siang, melakukan pergantian antar waktu (PAW) dan pelantikan anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan. Yaitu, Untung Budi Santoso...

Guru Diuji Kesabarannnya dalam Mendidik Siswa

DEMAK - Peran guru dalam dunia pendidikan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kualitas siswa yang dididik. Bahkan, lewat pendidikan ini pula, guru diuji kesabarannya...