Bantu Industri Keripik

480
PENDAMPINGAN: Suasana workshop kewirausahaan di Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang, Sabtu (26/8) (Dok Humas Unsiq Wonosobo).
PENDAMPINGAN: Suasana workshop kewirausahaan di Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang, Sabtu (26/8) (Dok Humas Unsiq Wonosobo).

WONOSOBO – Tim Hibah Dikti Iptek Bagi Masyarakat (IBM) Unsiq memberikan pendampingan manajemen pengelolaan dan pemasaran produk UMKM untuk masyarakat Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang, Sabtu (26/8). Tim juga memberikan bantuan teknologi tepat guna (TTG).

Adapun alat yang dibagikan berupa 2 unit mesin perajang singkong dan 2 unit mesin peniris minyak. Bantuan alat ini dimaksudkan untuk mendukung industri keripik singkong warga yang sudah mulai dirintis. “Kami berharap usaha keripik singkong dan pisang di Desa Ngalian produktivitasnya meningkat dengan adanya bantuan alat ini,” jelas salah satu anggota tim IBM, Sunaryo.

Harapan jangka panjang, dengan banyaknya pelaku usaha mikro, perekonomian daerah bisa berangsur membaik. Terlebih untuk sektor usaha pengolahan hasil pertanian, menurutnya, sangat potensial dan patut mendapat dukungan semua pihak.

“Di Desa Ngalian baru keripik dan singkong yang sudah diolah. Padahal di sini banyak hasil pertanian lain yang dijual mentah. Daerah lain juga masih seperti itu,” katanya. (cr2/ton)