33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Leher kaku, ereksi beku

Must Read

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

Tanya dr Andi:

Saya sering pusing dan leher kaku, apakah ini tanda kolesterol dan darah tinggi, dan apakah berpengaruh pada ereksi saya yang mulai menurun dok? Padahal usia saya baru 42 tahun. Mohon advis dr Andi. (M di Sm)

Jawab dr Andi:

Kadar kolesterol tinggi belum tentu memberikan gejala pada leher kaku, tapi bisa juga disebabkan oleh: salah posisi saat tidur, duduk lama dengan posisi leher dan kepala yang mengarah ke salah satu sisi saja/ asimetris, postur membungkuk berlebihan, terutama saat melihat komputer dalam jangka lama, stres berkepanjangan dan banyak pikiran, posisi menelpon dengan gerakan menjepit telepon dengan kepala dan bahu.

Kolesterol tinggi dalam darah lama-kelamaan akan menyebabkan bertambahnya plak dalam pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.  Orang dengan penyakit jantung koroner umumnya akan mengeluhkan sakit dada saat beraktivitas, dan akan membaik saat istirahat. Terkadang, dapat pula disertai dengan dada terasa berat, sesak napas, dan cepat lelah. Selain itu, orang tersebut juga akan berisiko tinggi terkena serangan jantung.

Orang dengan kadar kolesterol tinggi juga berisiko tinggi untuk menderita stroke. Penyakit ini terjadi disebabkan karena menurunnya aliran oksigen ke otak secara mendadak dan dapat menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian.

Menurunnya ereksi bisa menjadi petanda awal adanya plak dan sumbatan di pembuluh darah di jantung dan seluruh tubuh. Penelitian menunjukkan: bila saat ini ada penurunan kualitas ereksi, sekitar 3 tahun kemudian akan timbul penyumbatan di arteri koroner jantung.

Plak di pembuluh darah kaki pada tahap tertentu dapat mengurangi aliran darah kaki secara signifikan. Apabila hal ini terjadi, seseorang akan mengalami nyeri kaki saat beraktivitas, misalnya saat berjalan. Bila plak dalam pembuluh darah kaki tersebut pecah maka dapat mengakibatkan aliran darah kaki atau jari kaki berkurang mendadak sehingga memiliki risiko untuk amputasi.

Efek buruk dari kolesterol tinggi ini akan makin berat apabila seseorang memiliki penyakit seperti: kencing manis, tekanan darah tinggi, kegemukan, kebiasaan merokok, kurang tidur/ istrirahat.  (www.dokterAndi.com). (*/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This