Daging Palsu Yang Memikat Nafsu

RM Karuna Depok, Sajikan Menu Berbahan Dasar Nabati

389
RECOMMENDED: Tongseng kambing dan minuman sehat (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG).
RECOMMENDED: Tongseng kambing dan minuman sehat (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMUA menu berbahan dasar sayur. Itulah yang diusung pemilik rumah makan Karuna, yang berlokasi di Jalan Depok 47, Semarang itu. Sang pemilik ingin memfasilitasi bagi konsumennya yang tidak makan daging alias vegetarian.

Eits, tapi jangan salah. Meski berkonsep vegetarian, bukan berarti semua olahannya bercita rasa sayur semua. Di rumah makan tersebut, pengunjung bisa mencicipi menu tongseng kambing, sate, bebek kecap, steak tuna, hrendang maupun daging kambing.

Loh, ko bisa ada menu seperti itu di rumah makan vegetarian? Ya, sang pemilik, Seng Nam Tjhiang, sengaja tetap menggunakan nama menu aslinya dari nama-nama hewani untuk membuat terkecoh. Padahal, semua itu olahan non daging.

“Kami mencoba mengolah supaya persis layaknya daging kambing, padahal ini dari jamur. Tak mengurangi tampilan luar daging kambing yang berserat kasar dan kenyal di lidah,” katanya.

Tjhiang meracik makanan hewani tersebut bukan dari bahan daging aslinya tapi diganti dengan bahan nabati yaitu tepung gandum, tepung kedelai, dan jamur yang diambil sari pati nya. Sepintas hidangan yang disediakan restoran vegetarian ini tidak berbeda dengan potongan daging pada umumnya.

Meski terbuat dari nabati makanan yang disajikan oleh RM Karuna justru memiliki cita rasa yang lebih gurih. Tidak heran, rasa gurih itu berasal dari minyak kemiri dan minyak olive yang membuat makanan ini lebih rendah lemak.

“Bahkan hampir tidak ada lemak yang bersarang di menu-menu lezat tersebut. Sebab potongan daging ini, terbuat dari sari pati gandum serta jamur,” tegasnya.

Soal rasa, racikan Tjhiang tak kalah dengan menu daging aslinya. Meski berbahan dasar nabati, namun rasanya nyaris sama dengan daging kambing, sapi, atau ayam asli. Pengunjung yang tidak tahu jika rumah makan tersebut vegetarian, bakal terkecoh. Kalau tidak percaya silahkan dicoba…(afiati tsalistati/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here