SLEMAN—Kasus dugaan penipuan dan penggelapan pengurusan jasa STNK, akhirnya ditangani Polresta Yogyakarta. Sebagai tindak lanjut, polisi telah menciduk Sdm, 35, alias Alex, warga Mlati, Sleman, DIY. Alex diduga melakukan penipuan bermodus sebagai biro jasa perpanjangan STNK.

Ia diduga menggunakan setoran dari pengguna jasanya untuk keperluan pribadi. Catatan koran ini, sebanyak 122 orang merasa dirugikan ulah Alex. Mereka  tidak mendapatkan STNK baru seperti dijanjikan oleh terlapor.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Akbar Bantilan menyampaikan, penyelidikan kasus tersebut bermula saat pihaknya mendapat laporan dari warga. Tepatnya, sejumlah orang merasa dirugikan terhadap kinerja kantor biro jasa yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar tersebut. Hasil  penelusuran polisi, terungkap pemohon STNK yang tertipu biro jasa milik Alex, jumlahnya  mencapai ratusan orang.

Biro jasa Alex, dalam praktiknya melayani perpanjangan STNK. Mutasi, uji KIR, pengurusan SIM, hingga pergantian KTP lama menjadi KTP seumur hidup.

“Setiap korban yang menggunakan jasanya, uangnya dipakai untuk keperluan sendiri, tapi pengurusannya tidak dilakukan,” jelas Kompol Akbar Bantilan, Jumat (25/8) kemarin.

Berdasarkan pemeriksaan, Alex sudah menjalani jasa ini sejak 2007 lalu. Namun, baru dua tahun ini diduga bermasalah. Akbar menyambung, “Selain untuk biaya keperluan hidupnya sendiri, yang bersangkutan menggunakan uang yang diberikan pemohon untuk gali lubang tutup lubang.” (jpg/isk)