Urus STNK, 122 Orang Dirugikan

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SLEMAN—Kasus dugaan penipuan dan penggelapan pengurusan jasa STNK, akhirnya ditangani Polresta Yogyakarta. Sebagai tindak lanjut, polisi telah menciduk Sdm, 35, alias Alex, warga Mlati, Sleman, DIY. Alex diduga melakukan penipuan bermodus sebagai biro jasa perpanjangan STNK.

Ia diduga menggunakan setoran dari pengguna jasanya untuk keperluan pribadi. Catatan koran ini, sebanyak 122 orang merasa dirugikan ulah Alex. Mereka  tidak mendapatkan STNK baru seperti dijanjikan oleh terlapor.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Akbar Bantilan menyampaikan, penyelidikan kasus tersebut bermula saat pihaknya mendapat laporan dari warga. Tepatnya, sejumlah orang merasa dirugikan terhadap kinerja kantor biro jasa yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar tersebut. Hasil  penelusuran polisi, terungkap pemohon STNK yang tertipu biro jasa milik Alex, jumlahnya  mencapai ratusan orang.

Biro jasa Alex, dalam praktiknya melayani perpanjangan STNK. Mutasi, uji KIR, pengurusan SIM, hingga pergantian KTP lama menjadi KTP seumur hidup.

“Setiap korban yang menggunakan jasanya, uangnya dipakai untuk keperluan sendiri, tapi pengurusannya tidak dilakukan,” jelas Kompol Akbar Bantilan, Jumat (25/8) kemarin.

Berdasarkan pemeriksaan, Alex sudah menjalani jasa ini sejak 2007 lalu. Namun, baru dua tahun ini diduga bermasalah. Akbar menyambung, “Selain untuk biaya keperluan hidupnya sendiri, yang bersangkutan menggunakan uang yang diberikan pemohon untuk gali lubang tutup lubang.” (jpg/isk)

Berita sebelumyaPKB Jajaki Koalisi
Berita berikutnyaBaksos Awali Rangkaian Milad
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Coca-Cola Gelar Donor Darah

SEMARANG - Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai kegiatan rutin yang masuk dalam program kemasyarakatan. Kegiatan bertema “Blood...

Antisipasi Habisnya Minyak Bumi

SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) kembali mengukuhkan dua guru besar dari Fakultas Teknik. Dua guru besar tersebut adalah Prof Dr Andri Cahyo Kumoro dan...

Mazu Lapor ke DKPP dan Bareskrim

SEMARANG - Dugaan adanya penggelembungan suara pada coblosan pilwalkot 9 Desember 2015 di TPS Bandarharjo dinilai kuasa hukum pasangan calon Marmo-Zuber (Mazu) kecurangan yang...

Unjukrasa Tolak Pleno KPU Nyaris Ricuh

KAJEN-Aksi unjuk rasa ratusan pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik, di Jalan Madurejo yang berjarak 50 meter dari halaman Kantor...

More Articles Like This

- Advertisement -