Pemain Unggulan Masih Jadi Andalan

DJARUM FOUNDATION KEJUARAAN BULUTANGKIS MULTI CABANG KABUPATEN / KOTA SE-EKS KARS KEDU VI 2017

849
PENYISIHAN PUTRI: Babak penyisihan awal Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017, 25 – 27 Agustus 2017, Jumat kemarin berjalan ketat (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).
PENYISIHAN PUTRI: Babak penyisihan awal Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017, 25 – 27 Agustus 2017, Jumat kemarin berjalan ketat (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG – Hasil positif pada kejuaraan bulutangkis multicabang tahun lalu membuat pebulutangkis putri Kota Magelang mendapatkan tempat unggulan di kelompok tunggal anak, pemula dan remaja Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017.

Dari data pertandingan atlet putri tuan rumah yang menempati unggulan satu tunggal anak putri yakni Thania dari klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Surya Tidar Magelang, unggulan satu tunggal pemula putri yakni Angela Bella dari PB Jaya Agung Magelang, dan unggulan satu tunggal remaja putri yakni Rodes, juga dari PB Surya Tidar Magelang. Pada multicabang 2016, ketiganya sukses naik podium sebagai juara pertama.

Langkah Thania, Bella maupun Rodes, akan diawali dengan laga penyisihan pertama pada hari kedua kejuaraan, Sabtu (25/8). Thania akan bertemu dengan Nandaningrum (Braja), Bella melawan Amanda (Harapan Jaya) dan Rodes ditantang Jihan (Mataram Raya).

Sedangkan di bagian putra, pebulutangkis Kota Magelang yang berstatus unggulan, yakni Rio putra unggulan satu tunggal dini putra, Vemas unggulan satu tunggal anak putra, dan Daffa unggulan dua tunggal pemula putra. Ketiganya, merupakan pemain binaan PB Surya Tidar Magelang.

Pelatih PB Surya Tidar Magelang, Indra Bayu Santoso memaparkan, para pemain unggulan ini dapat tampil dengan baik sehingga minimal menembus semifinal, ataupun bisa maju final dan juara.  “Paling tidak mereka bisa menjaga prestasi yang pernah diraih. Tapi untuk kejuaraan tingkat multicabang sendiri yang lintas kabupaten/kota, persaingannya memang lebih ketat karena belum tahu kekuatan lawan. Karena itu harus sungguh-sungguh bermain dan fokus,” jelasnya di sela pertandingan hari pertama kejuaraan, Jumat (25/8) di GOR Djarum Magelang.

Sementara, dari Kabupaten Magelang, PB Perkasa tampil dengan membawa 17 pemain. Kepala Pelatih Suparjo menuturkan, beberapa pemain yang dibawa menjadi andalan untuk mampu menembus minimal babak empat besar.

“Kalau di putri andalannya Barokah yang main tunggal pemula dan bagian putra Dino di tunggal anak putra. Secara keseluruhan kita belum bisa prediksi pencapaian karena sebagian besar pemain yang tampil ini juga baru naik tinggal. Ini tahun tahun pertamanya, jadi kita lihat pertandingan di lapangan dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, hasil pertandingan sementara Jumat kemarin, di kelompok tunggal dini putra Ivan (PB Perkasa) menang 21-10, 21-3 atas Abhista (PB Ihsanul Fikri), Haidar (PB SYP) menang atas Nino (PB Tunas Pamor) dengan skor 21-9, 21-6, Rafa (PB Jaya Agung) menang atas Akbar (PB Bhineka) dengan skor 21-12, 21-10. Pada tunggal anak putra, laga penyisihan pertama dimenangkan Khanif (PB Surya Tidar), Reznanda (PB Garuda Jaya), Abraham (PB Bhineka), Fatchan (PB Harapan Jaya), Rafael (PB BST), Rosyid (Daya Manunggal), Dino (PB Perkasa), Afrizal (PB Tunas Pamor), Fauzan (Putra Mandiri). (fiq/adv/ton)