33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Nelayan Jateng Diminta Tak ke Mimika

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG – Legislator Jateng meminta nelayan dari provinsi ini tidak melakukan penangkapan ikan di perairan sekitar Mimika, Papua hingga situasinya kondusif. Saat ini situasi dianggap belum kondusif pasca penyerangan terhadap nelayan asal Jateng oleh nelayan setempat pada 9 Agustus lalu.

Sebelumnya, sebanyak 126 nelayan asal Jateng dipulangkan ke daerah asalnya oleh Pemkab Kendal dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU. Dari jumlah tersebut, sebanyak 87 diantaranya berasal dari Kabupaten Kendal. “Saya minta mereka tidak kembali lagi ke Mimika untuk sementara waktu sampai situasinya benar-benar kondusif,” kata anggota Komisi B DPRD Jateng, Mifta Reza NP.

Reza menjelaskan, konflik di Mimika terjadi karena adanya kecemburuan nelayan setempat. Sebab hasil tangkapan nelayan asal Jateng lebih banyak dan memiliki nilai jual lebih tinggi dibanding nelayan setempat.

Hal ini bisa terjadi karena etos kerja nelayan Jateng sangat bagus. Mereka mau kerja keras dan didukung alat tangkap yang lebih baik dibanding nelayan setempat. “Kecemburuan tersebut diperparah dengan adanya provokasi dari pihak yang tidak bertanggung sehingga terjadi perusakan tempat tinggal nelayan Jateng dan perampasan terhadap harta benda mereka,” jelasnya.

Mifta Reza yang pada waktu itu melakukan mediasi bersama anggota Komisi B DPRD Jateng Riyono di Mimika menambahkan, dari mediasi yang dilakukan, nelayan Mimika akhirnya sepakat minta dilakukan transfer teknologi dan pembelajaran cara penangkapan ikan kepada nelayan Jateng.

“Saya minta Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng memfasilitasi transfer teknologi ini dan mengkondisikan agar situasi disana benar-benar kondusif serta nelayan yang dipulangkan bisa kembali melaut di Mimika,” katanya.

Menurut Reza, penghasilan Nelayan Jateng di Mimika cukup besar karena tangkapannya memiliki nilai ekonomi tinggi dan digemari para pedagang ikan di Mimika yang berasal dari berbagai daerah di wilayah Indonesia Timur. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Bukit Seroja Dihijaukan

WONOSOBO –Sejumlah aktivis lingkungan Wonosobo menggelar kampanye peduli air dan menanam 500 bibit pohon di Bukit Seroja, Desa Maron, Kecamatan Garung, Kamis (30/3). Kegiatan dalam...

Peruntukan Zakat Fitrah

Pertanyaan : Assalamu'alaikum Wr Wb Bapak Dr KH Ahmad Izzuddin M.Ag yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Sebelumnya mohon maaf Pak Kiai. Bagaimana jika hasil...

IMI Bantu Amankan Ramadan dan Lebaran

SEMARANG – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah mempunyai ribuan anggota yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. Mereka merupakan anggota dari klub-klub hobi otomotif...

Pelaku Masih Sekolah Sebelum Ditangkap

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dua pelaku pembunuhan sopir taksi online yang ditemukan tewas tergeletak di Jalan Cendana IV Sambiroto, Tembalang, Semarang, diketahui masih tercatat sebagai...

Ciptakan Pupuk Organik untuk Mengembalikan Kesuburan Tanah

Lima mahasiswa Undip berhasil melakukan penelitian pupuk organik yang berbentuk pellet dapat mengembalikan kesuburan tanah. Penelitian tersebut telah memenangkan medali emas pada kategori poster...

Rawan Bencana, TNI Diminta Siaga

WONOSOBO—Kondisi geografis di Kabupaten Wonosobo yang sebagian besar merupakan wilayah dataran tinggi--terdiri atas perbukitan dan pegunungan serta memiliki curah hujan tinggi— sangat rawan bencana...