MITRA WARTAWAN: Bupati Kudus H Musthofa memberikan keterangan pers usai membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kudus, kemarin (JPG).
MITRA WARTAWAN: Bupati Kudus H Musthofa memberikan keterangan pers usai membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kudus, kemarin (JPG).

KUDUS– Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-25 berlangsung di Kudus sejak kemarin. Acara tersebut berlangsung dua hari, yakni Sabtu-Minggu (25-26/8). Kegiatan yang diselenggarakan PWI Jateng ini di-support penuh Bupati Kudus H Musthofa.

Bupati yang bakal maju ke Jateng 1 hadir membuka acara. Orang nomor satu di Kudus ini menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, ini menentukan kompetensi sebagai pewarta. Karena begitu besarnya peran dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Kami tidak akan bisa dikenal kalau tidak ada pemberitaan dari para wartawan,” kata bupati yang juga dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), polres, dan kodim ini.

Bupati juga meminta jajaran OPD-nya tidak alergi dengan wartawan. Bahkan bupati dua periode ini meminta para kepala OPD untuk menjadikan jurnalis sebagai mitra. “Mari bermitra secara profesional antara jurnalis dengan pemkab, termasuk seluruh OPD yang ada,” jelasnya pada acara yang dihadiri pengurus PWI Pusat dan PWI Jateng ini.

Bahkan, bupati akan memfasilitasi kegiatan ini bagi seluruh wartawan. Sehingga profesionalisme dalam pemberitaan bisa ditingkatkan.

Dia berharap, seluruh peserta lulus dalam agenda ini. Apabila gagal, Musthofa menyarankan bisa mengikuti lagi tahun depan. ”Yang jelas tahun depan digelar lagi (UKW),” ujarnya.

Musthofa juga mengatakan, sebelum masa jabatannya habis, pihaknya akan mengalokasikan anggaran rutin untuk UKW di Kudus. Dia menyadari, tanpa kerja sama wartawan semua program kegiatan pemerintah tidak tersampaikan ke masyarakat.

Ketua PWI Jateng Amir Machmud mengapresiasi dukungan Bupati Kudus Musthofa. Karena UKW makin memberikan peningkatan kemampuan teknis dan etika para wartawan. “Terima kasih Pak Bupati. Kudus ini sebagai pelopor kegiatan ini,” kata Amir yang mengatakan saat ini di Jateng ada 480 wartawan yang kompeten.

Hendro Basuki, perwakilan pengurus PWI pusat mengatakan, kegiatan UKW di Kudus ini diikuti sebanyak 21 peserta. Jumlah itu lebih banyak dari penyelenggaraan di Pati pada Juli lalu, yakni 14 peserta. ”Kami agendakan, pada tahun 2018 nanti semua wartawan Jateng sudah bersertifikasi,” ujarnya.

Dia menambahkan, selain teknis dan etika, setiap wartawan harus paham dengan peraturan perundang-undangan. Sehingga produk yang dihasilkan terkait bisnis ‘kata-kata dan waktu’ ini bisa berkualitas.

Adapun agenda UKW sendiri digelar dua hari hingga hari ini. Ada 9 materi yang diujikan. Mulai dari merencanakan liputan, melakukan liputan, menulis berita, hingga mengedit berita.  (lil/aro)