Beli Makanan, Pengunjung Wajib Gunakan Kupon

Pameran dan Festival Kuliner ala Kelurahan Selomerto

362
PEMBUKAAN: Tari lengger dipentaskan pada even tingkat kelurahan di Selomerto (ISTIMEWA).
PEMBUKAAN: Tari lengger dipentaskan pada even tingkat kelurahan di Selomerto (ISTIMEWA).

Selama tiga hari, 24-26 Agustus,  Karang Taruna Cakra Amarta Selomerto menggelar festival kuliner dan permainan tradisional di Pasar Selomerto. Seperti apa?

YANG menarik dari festival kuliner di ajang tingkat kelurahan ini, setiap pengunjung yang akan membeli produk kuliner, wajib menggunakan kupon panitia.  “Pengunjung harus membayar dengan kupon yang telah disediakan oleh panitia,” Ketua Karang Taruna Cakra Amarta, Ari, kemarin di lokasi acara.

Kata Ari, kupon-kupon tersebut harus ditebus dengan harga Rp 2 ribu, Rp 3 ribu dan Rp 5 ribu. “Karena festival ini juga dilombakan, jadi banyaknya kupon yang terkumpul oleh peserta festival kuliner, akan menentukan siapa pemenangnya.”

Ari menyampaikan, pameran dan festival kuliner tahun ini sudah yang kali kedua. Tujuannya, mengangkat kembali budaya lokal yang lambat laun mulai tergeser oleh kemajuan zaman. Seperti permainan tradisional, kesenian tradisional, dan sifat kegotong-royongan masyarakat. “Maka dari itu, kami ingin menghidupkan produk tradisional tetap lestari.”

Pada ajang ini juga dipamerkan produk-produk yang dihasilkan masyarakat Kelurahan Selomerto. Seperti lukisan karya warga dan kuliner. Kegiatan diikuti sembilan RW di wilayah Selomerto.  Selain pameran dan kuliner, juga digelar pentas kesenian tradisional. Seperti tari lengger, kuda kepang, dan tari topeng. Serta, sejumlah permainan tradisional.

Kepala Kelurahan Selomerto, Edi Sugiharto, menyambut baik kegiatan tersebut.  “Ini kegiatan kreatif yang patut diapresiasi. Karena kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan hal hal yang positif.” (ali/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here