Apriliana Ajeng Kusuma Putri (WARDAH HAMRA/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Apriliana Ajeng Kusuma Putri (WARDAH HAMRA/JAWA POS RADAR SEMARANG).

APRILIANA Ajeng Kusuma Putri tak hanya guru SD. Gadis kelahiran Semarang, 21 April 1994 ini juga seorang model. Selama setahun, ia pernah belajar di Sivex Modelling School. April –sapaan akrabnya—juga sering mengikuti lomba model dan peragaan busana, hingga menjadi model make up, bahkan menyanyi.

“Aku mengikuti sekolah model untuk menambah pengalaman, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan bakat. Kebetulan begitu lulus SMA, aku merasa waktu kosongku banyak banget. Akhirnya aku ikut Sivex,” ujar alumnus SMA Negeri 11 Semarang ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Setelah kuliah di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Semarang (UNNES), ia keluar dari sekolah model, karena kampusnya cukup jauh di daerah Beringin, Ngaliyan. Ia fokus kuliah, hingga lulus dan sejak Desember 2016 lalu mengajar di SD Lamper Kidul (SD Sompok).

Meski demikian, April tetap menerima tawaran job sebagai model dari teman-temannya. “Kadang jadi model endorse di online shop, model hijab, dan rias pengantin,” kata putri bungsu pasangan Sukamto dan Kusmiyati yang sejak kecil bercita-cita menjadi seorang guru ini.

Baginya, dunia pendidikan itu asyik dan penting. Sedangkan dunia entertaint, seperti model dan menyanyi baginya sekadar hobi. “Untuk masa depan, aku lebih fokus ke dunia pendidikan. Lewat dunia pendidikan ini, aku juga bisa ngajarin murid-muridku jika ada yang tertarik menjadi model maupun penyanyi,” ucapnya. (mg35/aro)