PAKTA INTEGRITAS: Penandatanganan pakta integritas oleh Asisten Administrasi Bambang Nurdiyatman dan Agung Hikmat, tenaga ahli dari Staf Kepresidenan tetang single data system (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).
PAKTA INTEGRITAS: Penandatanganan pakta integritas oleh Asisten Administrasi Bambang Nurdiyatman dan Agung Hikmat, tenaga ahli dari Staf Kepresidenan tetang single data system (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).

PEKALONGAN –  Dalam pengambilan suatu kebijakan, pemerintah berlandaskan data yang ada. Sehingga perlu data yang akurat agar kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Bambang Nurdiyatman saat menggelar sosialisasi Open Government Indonesia dan Satu Data Indonesia Pemerintah Kota Pekalongan yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika di ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Rabu (23/8).  Acara yang dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah pemerintah Kota Pekalongan ini, menghadirkan narasumber dari Kantor Staf Kepresidenan Agung Hikmat.

“Ketika mendapatkan sumber data yang berbeda, maka data akan berbeda pula. Hal ini bisa berperngaruh dalam pengambilan kebijakan yang diambil pemerintah,” kata Bambang Nurdiyatman.

Dody panggilan akrabnya, menambahkan, sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung keakuratan data, maka dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah .

“Sebagai komitmen wujudkan satu data yang akurat, kita awali dengan tandatangan pakta integritas bersama,” tuturnya.

Sementara itu Agung Hikmat, tenaga ahli dari Staf Kepresidenan mengatakan, dengan Single Data System (Sistem Satu Data) tersebut nantinya masyarakat bisa mudah mengakses data-data pemerintah kota dalam satu portal.

“Dengan Sistem Satu Data, masyarakat mudah mengakses data yang dibutuhkan. Namun idealnya  portal tersebut terhubung dengan portal nasional yang punya karakter dan data serupa. Yang tentunya dengan binaan badan pusat statistik data, sehingga dapat dipastikan kualitas datanya akurat,” terangnya.

Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa dengan penandatangan pakta integritas tersebut merupakan langkah awal yang bagus pemerintah kota untuk mewujudkan single data sistem yang akurat. “Adanya penandatanganan ini, langkah yang bagus bagi pemkot. Sehingga semua kepala OPD bisa berkomitmen bersama memperbaiki data di masing-masing instansinya,” tutupnya. (han/zal)