Butuh Data Akurat Agar Kebijakan Tepat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

PEKALONGAN –  Dalam pengambilan suatu kebijakan, pemerintah berlandaskan data yang ada. Sehingga perlu data yang akurat agar kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Bambang Nurdiyatman saat menggelar sosialisasi Open Government Indonesia dan Satu Data Indonesia Pemerintah Kota Pekalongan yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika di ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Rabu (23/8).  Acara yang dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah pemerintah Kota Pekalongan ini, menghadirkan narasumber dari Kantor Staf Kepresidenan Agung Hikmat.

“Ketika mendapatkan sumber data yang berbeda, maka data akan berbeda pula. Hal ini bisa berperngaruh dalam pengambilan kebijakan yang diambil pemerintah,” kata Bambang Nurdiyatman.

Dody panggilan akrabnya, menambahkan, sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung keakuratan data, maka dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah .

“Sebagai komitmen wujudkan satu data yang akurat, kita awali dengan tandatangan pakta integritas bersama,” tuturnya.

Sementara itu Agung Hikmat, tenaga ahli dari Staf Kepresidenan mengatakan, dengan Single Data System (Sistem Satu Data) tersebut nantinya masyarakat bisa mudah mengakses data-data pemerintah kota dalam satu portal.

“Dengan Sistem Satu Data, masyarakat mudah mengakses data yang dibutuhkan. Namun idealnya  portal tersebut terhubung dengan portal nasional yang punya karakter dan data serupa. Yang tentunya dengan binaan badan pusat statistik data, sehingga dapat dipastikan kualitas datanya akurat,” terangnya.

Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa dengan penandatangan pakta integritas tersebut merupakan langkah awal yang bagus pemerintah kota untuk mewujudkan single data sistem yang akurat. “Adanya penandatanganan ini, langkah yang bagus bagi pemkot. Sehingga semua kepala OPD bisa berkomitmen bersama memperbaiki data di masing-masing instansinya,” tutupnya. (han/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -