JALANI PERAWATAN: Wakijan menjalani perawatan di rumah sakit setelah kesetrum listrik (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang).
JALANI PERAWATAN: Wakijan menjalani perawatan di rumah sakit setelah kesetrum listrik (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang).

DEMAKРDua warga tersetrum listrik tegangan tinggi. Yaitu, Wakijan, 35, warga Dukuh Daleman RT 3 RW 4 Desa Batursari, Kecamatan Mranggen. Korban menderita luka bakar 50 persen dan dirawat di RS Pelita Anugerah Mranggen yang kemudian dirujuk ke RS Sultan Agung Semarang. Korban yang satunya adalah Riftono, 35, warga  RT 3 RW 6, Desa Waru, Kecamatan Mranggen. Korban mengalami luka bakar 25 persen dan dirawat di RS Pelita Anugerah Mranggen.

Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan melalui Kabagops Kompol Sutomo mengatakan, peristiwa ini bermula ketika korban Wakijan naik ke lantai 2 rumahnya untuk mengecek pekerja yang sedang membangun rumah miliknya tersebut. Wakijan kemudian bermaksud membungkus jaringan kabel listrik tegangan tinggi yang milintang di atas rumah dengan paralon 1 inchi dan panjang 4 meter. Namun, korban tiba tiba kesetrum dan disertai ledakan keras. Melihat kejadian itu, korban lainnya Riftono yang sedang menata batu bata hendak menolong korban. Namun yang terjadi justru ikut kesetrum serta listrik padam. Warga langsung membawa kedua korban ke RS Pelita Anugerah. “Kedua korban sekarang masih dirawat dirumah sakit,” katanya. (hib/zal)