Sisihkan Uang Saku untuk Beli Miras

310

KEBUMEN – Meski telah banyak meregang nyawa setelah menenggak miras, namun masih banyak yang tidak kapok. Sejumlah pemuda Kebumen masih ditemui mengonsumsi minuman beralkohol.

Tim Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Satuan Sabhara Polres Kebumen kembali menangkap basah sejumlah pemuda yang tengah menenggak miras di tempat umum. Total ada 17 pemuda yang diamankan tim Tipiring saat berpesta miras di dua lokasi berbeda akhir pekan lalu.

Kasat Sabhara Polres Kebumen AKP Krida Risantoselaku Kepala Tim Tipiring mengatakan ke-17 pemuda tersebut diamankan di kecamatan Gombong tepatnya di lapangan Manunggal dan bibir Waduk Sempor kecamatan Sempor.

“Tujuhbelas pemuda yang kami amankan, 15 di antaranya masih di bawah umur, dan 2 lainnya dewasa. Mereka yang dewasa akan menjalani sidang Tipiring. Untuk yang di bawah umur kita buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi,” terang Krida, Senin (21/8) siang.

Mereka yang sudah dinyatakan dewasa secara umur disidang dan dijerat denganPasal 13 ayat 2 Perda Kabupaten Kebumen No 3 tahun 2010 tentang miras.

Ada keterangan yang mengejutkan saat petugas memeriksa para pemuda ini. AK,14, warga Kecamatan Gombong mengaku sudah sering mabuk. Bahkan aktivitas mengonsumsi miras sudah dilakukan saat masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Kini AK telah kelas 8 SMP. Kepada petugas AK mengaku, jika punya uang pasti berpesta miras bersama teman-temannya. Karena masih sekolah, AK mendapatkan uang dari orang tuanya.

Uang jajannya disisihkan untuk membeli rokok dan miras.

Kendati masih sekolah, untuk menghadiri pemeriksaan dari pihak kepolisian, AK izin tidak masuk sekolah melalui temannya sekelas. Kepada teman sekelasnya AK berpamitan, tidak masuk sekolah untuk mengambil handphone. (*/ton)