BELA NEGARA: Puluhan petugas keamanan Borobudur mendapatkan pelatihan bela negara oleh Kodim 0705 selama tiga hari, sejak kemarin (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU).
BELA NEGARA: Puluhan petugas keamanan Borobudur mendapatkan pelatihan bela negara oleh Kodim 0705 selama tiga hari, sejak kemarin (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG—Sedikitnya 41 personel keamanan di kawasan Candi Borobudur mengikuti pelatihan bela negara dan latihan ketangkasan di Kodim 0705 Magelang. Melalui pelatihan ini, diharapkan para petugas keamanan di bawah PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, bisa menjalankan peran dan fungsinya secara maksimal.

Rencananya, pendidikan bela negara dilaksanakan selama tiga hari ke depan. Pembukaan pelatihan dihadiri Komandan Kodim 0705 Letkol (Inf) Hendra Purwanasari dan GM Borobudur, Crisnamurti Adiningrum. Juga Kepala Bagian Keamanan TWC Borobudur, Prambanan dan Boko Kolonel (Inf) Putro Lelono.

Letkol (Inf) Hendra Purwanasari meminta semua peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebaik mungkin. Pihaknya sudah menyiapkan standar khusus kurikulum kegiatan pelatihan bela negara. Peserta akan menerima materi teori dan praktik. Materinya, meliputi Pancasila, wawasan kebangsaan, cegah dini deteksi dini, proxy war, dan radikalisme. Materi lainnya, baris–berbaris.

GM Borobudur Chrisnamurti Adiningrum mengatakan, pelatihan bela Negara salah satu upaya pihaknya meningkatkan kualitas dan kapasitas petugas keamanan di wilayah Candi Borobudur. Sebagai destinasi internasional, pengelola candi sadar betul bahwa upaya pengamanan harus dilakukan maksimal. “Pelatihan ini menjadi bekal bagi tenaga pengamanan TWC Borobudur.” (vie/isk)