33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Manajer Koperasi Dituntut 4 Tahun

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

SEMARANG– Manajer Koperasi Tani Mitra Jaya (KTMJ) Kabupaten Batang, Ali Murtadho dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batang selama 4 tahun penjara. Tuntutan diberikan atas kasus dugaan korupsi penggelapan uang koperasi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin.

JPU menyatakan, terdakwa Ali bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 ayat 1,2,3 Undang-Undang (UU) No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan UU No 31 tahun 1999, sesuai dalam dakwaan primair.

”Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ali Murtadho selama 4 tahun dan denda Rp 200 juta subsidair tiga bulan penjara,” kata JPU Kejari Batang, Hardiman W Putra dalam amar tuntutannya.

Tak hanya itu, JPU juga membebankan terdakwa untuk membayar uang pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp 479.810.000 subsidair 2 tahun penjara. Dalam pertimbangannya, JPU menyebutkan hal memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi, perbuatan terdakwa mengakibatkan kerugian negara. “Sedangkan hal-hal meringankan, terdakwa sopan dalam persidangan dan masih memiliki tanggungan keluarga,” jelasnya.

Menanggapi tuntutan itu, kuasa hukum terdakwa, Taufik Hidayat menilai JPU sangat tidak realistis dalam membuat tuntutan. Menurutnya JPU tidak melihat fakta-fakta dalam persidangan. Diantaranya tidak pernah melihat adanya jaminan berupa 3 sertifikat sebagai agunan pada pihak Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). Selain itu, uang angsuran setiap bulan yang totalnya Rp 150 jutaan.

“Kami dari kuasa hukum akan mengajukan pledoi. Apalagi dalam perkara ini yang bertanggungjawab juga tidak disentuh sama sekali. Salah satunya ketua dan bendahara koperasi, otomatis kami kecewa dengan tuntutan jaksa yang jauh dari rasa keadilan,” kata Taufik.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Dio Hermansyah Bakri mengaku keberatan atas semua JPU yang menjerat kliennya dengan perkara Tipikor. Menurutnya seharusnya masuk dalam perkara peradilan umum. “Pengadilan Tipikor tidak berwenang untuk mengadili dan memeriksa perkara pidana Ali Murtadho, karena masuk dalam perkara perdata yang masuk dalam peradilan umum,” imbuhnya. (jks/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Petugas Nyaman, Pemudik Aman

SEBAGAI perusahaan yang lahir dan besar di Jawa Tengah, Perusahaan Rokok Sukun (PR Sukun) menjaga tradisi untuk selalu terlibat dalam kegiatan pengamanan mudik Lebaran,...

Karaoke Bebas Jualan Miras

MAGELANG - Sedikitnya 12 pengunjung karaoke digelandang petugas gabungan Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang, Sub Denpom IV/2-1 Magelang dan Satpol PP KOta Magelang, Selasa...

Petar Paling Dekat Bergabung

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah berhasil merekrut 19 pemain lokal, tim PSIS Semarang saat ini mulai berburu legiun asing. Jika mengacu regulasi Liga 1 musim...

OJK Bagi Pengetahuan Industri Keuangan Syariah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berusaha mendorong berkembangnya industri keuangan syariah. Menyusul survei OJK tahun 2016, tingkat literasi keuangan syariah baru 8,11 persen,...

IICF UKSW Bakal Meriah

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengadakan kegiatan perayaan keragaman budaya Indonesia bulan ini. Acara tahunan bertajuk “Indonesian...

Jelang Ramadan, Polres Akan Gelar Razia

KENDAL—Polres Kendal akan menggalakkan kembali razia terhadap penyakit masyarakat dan tempat-tempat hiburan malam. Mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan. Penyakit masyarkat yang dimaksud adalah,...