33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Jawaban Esai Bisa Dinilai Komputer

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Sistem penilaian tes esai biasanya hanya bisa diteliti menggunakan cara manual. Namun ke depan penilaian esai bisa dilakukan dengan komputer yang lebih memudahkan dan mempercepat para guru serta dosen saat melakukan penilaian. Program itu saat ini sedang dikembangkan oleh bekerjasama dengan Kangwon National University, Korea Selatan.

Profesor Minshu Ha, dari Kangwon National University mengatakan penilaian jawaban esai saat ini bisa dilakukan dengan perangkat lunak melalui komputer. Terobosan itu bisa memberikan nilai secara objektif pada jawaban esai dan tentunya lebih cepat. “Kalau jawaban pilihan ganda mungkin bisa dinilai dengan komputer namun penilian jawaban esai ini bisa dikembangkan di Indonesia untuk lebih memudahkan,” katanya saat workshop tentang pengembangan perangkat pembelajaran program revitalisasi di kampus Universitas PGRI Semarang (Upgris), kemarin.

Ia menerangkan, guru dan dosen di Korea Selatan sudah menggunakan sistem tersebut bersama 7 orang tim praktisi pendidikan dari Korea. Mereka sudah sekitar 3 pekan ini berada di Bandung untuk memberikan pelatihan tentang perangkat lunak penilaian esai
ini, termasuk di Semarang yang bekerjasama dengan dua Kementerian. Yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Ristekdikti.

“Sistem tes yang menggunakan pilihan ganda tidak bisa menjadi tolak ukur kemampuan siswa. Namun dengan esai  para siswa bisa  mampu mengeksresikan gagasan atau idenya, cara ini sudah kami terapkan di Korea,” bebernya.

Rektor Upgris Muhdi menerangkan sebagai perguruan tinggi yang banyak mendapatkan hibah revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), harus memberikan output. Diantanya melakukan terobosan dan gagasan baru untuk pembelajaran. “Harus terobosan baru dalam sistem pembelajaran di tanah air, pelatihan semacam ini akan lebih sering digelar agar para dosen juga ikut terbantu dalam mengikuti sistem belajar mengajar baik di tanah air maupun di dunia internasional,” tambahnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tidar Heritage Foundation Angkat Wisata Spiritual di Magelang

Sejumlah tokoh Magelang mendirikan Tidar Heritage Foundation (THF). Mereka ingin mengangkat potensi wisata spiritual di Magelang. Seperti apa? Wisata spiritual di Indonesia belum tergarap maksimal. Padahal,...

Gelar Gebyar Posyandu Nasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 150 balita dari berbagai Posyandu di Kota Semarang, mengikuti Gebyar Posyandu Nasional yang dilaksanakan secara roadshow di 12 kota di...

Industri Elektronik Pacu Penjualan

SEMARANG – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, diprediksi penjualan elektronik akan mengalami peningkatan cukup signifikan. Untuk itu industri elektronik menyiapkan stok yang cukup...

Kader Ansor Tak Boleh Lupakan Sejarah Ulama

DEMAK - Berjuang untuk menegakkan prinsip Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) di tengah maraknya Islam radikal sekarang ini, menjadi tantangan tersendiri bagi Nahdlatul Ulama (NU)....

Lansia Harus Berdaya

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sekitar 1.000 lansia Jumat (6/7) pagi, mengikuti kegiatan jalan sehat dari Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Secara bersama-sama, lansia dari...

Rawat Kulit Saat Cuaca Panas

MAGELANG – Saat musim kemarau seperti ini, merawat kulit agar tetap sehat menjadi sebuah keharusan. Cuaca panas dapat mengurangi kelembaban kulit. Akibatnya, kulit menjadi...