33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Buka 13 Ribu Lowongan Pekerjaan

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

SEMARANG – Pemprov terus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran di Jateng. Setidaknya ada sebanyak 13.000 lowongan pekerjaan dari 40 perusahaan ditawarkan pada masyarakat. Semua itu ditawarkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng dalam job fair akbar di Alun-alun Kabupaten Jepara, 25-26 Agustus.

Semua lowongan terbuka lebar untuk lulusan Sekolah Dasar (SD) hingga pasca sarjana (S2). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jateng ke-67. “Ini merupakan salah satu cara agar bisa mengurangi angka pengangguran di Jateng,” kata Kepala Disnakertrans Jateng, Wika Bintang.

Ia menambahkan, masyarakat bisa langsung melamar lowongan tersebut. Berbagai pekerjaan ditawarkan mulai dari pengemudi, cleaning service, perawat, dokter, hingga sejumlah posisi penting di perusahaan seperti sekretaris. Setidaknya ada 56 jabatan yang ditawarkan.”Kami berharap masyarakat bisa mengambil peluang besar tersebut. Jangan sampai mengabaikan,” ujarnya.

Pemprov juga terus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi pengangguran. Sejumlah pelatihan terus dilakukan untuk memberikan skill agar masyarakat Jateng memiliki keahlian. Pelatihan diberikan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) milik provinsi dengan kapasitas 1.200 orang. Dari jumlah itu, 800-an diantaranya dibiayai dari APBN dan APBD. Sementara 400  orang lainnya dibiayai dari perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. “Keterampilan ini sangat penting, mengingat sekarang persaingan kerja sangat ketat. Jadi harus membutuhkan keahlian khusus,” tambahnya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Sri Maryuni meminta agar Pemprov melakukan berbagai inovasi untuk mengentaskan kemiskinan di Jateng. Sebab, kemiskinan merupakan persoalan klasik dan membutuhkan penanganan serius. “Harus ada upaya dan komitmen bersama untuk mengurangi pengangguran di Jateng,” katanya.

Pemprov juga harus benar-benar memetakan daerah kemiskinan dengan tepat. Sebab, kesalahan pada pemetaan, akan berakibat pada salahnya pola pengentasan kemiskinan di Jateng. Ia mendukung program Gubernur untuk mengintervensi pembangunan di pedesaan. Program Desa Mandiri harus terus digenjot. Diluar desa mandiri, peta daerah miskin juga harus digarap secara serius. “Selain program infrastuktur, Pemprov Jateng perlu mendorong program yang bersifat pemberdayaan ekonomi, dengan sasaran masyarakat miskin,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jaga Lingkungan, Tanam Ratusan Pohon

WONOSOBO– Ratusan warga dari berbagai unsur elemen masyarakat dan instansi, Minggu (26/11) kemarin, melakukan penanaman bersama di Alun-Alun Kota Wonosobo.  Sebelum menanam, mereka menggelar...

Premi Sun Life Tumbuh 72 Persen

RADARSEMARANG.COM - PERUSAHAAN asuransi jiwa PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) sepanjang 2017 membukukan pendapatan premi Rp 2,9 triliun atau tumbuh 72 persen...

Polda Telisik 30 Pengguna Aplikasi “Tuyul”

RADARSEMARANG.COM, SEMRANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mensinyalir adanya penggunaan aplikasi ilegal Grab online di wilayah Kota Semarang. Setidaknya terdapat 30 an ghost...

Longsor Lagi, Longsor lagi

MUNGKID—Curah hujan tinggi mengancam bencana longsor di wilayah Kabupaten Magelang. Usai menutup Jalan Magelang-Boyolali, kini jalan antar-desa di Kecamatan Kaliangkrik, juga terdampak bencana serupa....

Ingin Satukan Komunitas Fotografi

SEMARANG - Dunia fotografi di Kota Semarang dari tahun ke tahun bertambah maju. Hal ini berbanding lurus dengan tumbuhnya komunitas fotografi di Kota Lunpia...

Komisi D DPRD Kota Kunjungi Panti Asuhan

SEMARANG - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang kembali mengadakan kunjungan lapangan. Kali ini komisi yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat ini...