BPI Bagikan Ribuan Buku

486
BERBAGI : PT BPI kembali menyalurkan ribuan buku kepada 15 Perpusdes di Kabupaten Batang untuk turut wujudkan smart village (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).
BERBAGI : PT BPI kembali menyalurkan ribuan buku kepada 15 Perpusdes di Kabupaten Batang untuk turut wujudkan smart village (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).

BATANG – Sebagai wujud PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) berkomitmen mendukung program Pemerintah Kabupaten Batang mewujudkan Program Desa Pintar (Smart Village), perusahaan tersebut menyerahkan ribuan buku ke Perpusda.

Penyerahan dilakukan langsung Direktur Operasional (COO) PT BPI Shiroki Yamashita didampingi Kepala Disperpuska Batang, Muchlasin. Buku diserahkan kepada 15 Perpusdes yang berada di tiga kecamatan. Yaitu Kecamatan Kandeman, Tulis dan Subah di  Kantor Desa Wringingintung Kecamatan Tulis, Selasa (22/8).

Dijelaskan Yamashita perhatian BPI dalam pengembangan perpustakaan telah dimulai sejak 2015 silam. Yang tentunya bekerjasama dengan Disperpuska Batang dan Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI). Replikasi Program Perpustakaan Seru (PERPUSERU) di 15 desa Kecamatan Kandeman, Tulis dan Subah bertujuan untuk menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat kegiatan dan belajar masyarakat berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Bentuk dukungan dilakukan melalui program CSR dengan memberikan fasilitas komputer, rangkaian pelatihan, bantuan operasional perpustakaan, donasi buku serta dukungan terhadap program kerja tahunan Perpusdes. “Dengan adanya bantuan ini kami berharap masyarakat Batang lebih banyak lagi membaca buku,” ungkap Yamashita usai memberikan bantuan.

Dengan bantuan tersebut, dirinya meminta agar anak-anak perlu diarahkan untuk menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini dengan memberikan bacaan menarik yang sesuai dengan usianya.

Salah satu penerima bantuan buku, pengelola Perpusdes Taman Ilmu dari Desa Tulis Kecamatan Tulis Batang Purwa Hidayati dan Evi Setyorini mengatakan pihaknya sangat senang dan terbantu dengan adanya bantuan ini. “Sejak didirikan pada November 2016, Perpudes sangat membantu masyarakat di desa kami. Terutama siswa sekolah dan ibu-ibu PKK,” ucapnya.

Yang mana, selain membaca buku, juga ada tambahan ilmu berupa komputer dan pelajaran lain. Seperti keterampilan bagi ibu-ibu sekitar. Yang bisa dimanfaatkan untuk menambah penghasilan sehari-hari. “Semoga berbagai bantuan yang diberikan oleh BPI, bisa lebih bermanfaat bagi warga kami,“ kata perempuan berhijab ini. (han/ric)