Anggaran Terminal Rp 186,7 Miliar Aman

331

DEMAK– Anggaran untuk membangun terminal tipe A dilahan seluas 5,1 hektare di Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, tidak terkena rasionalisasi atau pengurangan anggaran. Dana yang tersedia tetap Rp 186.779.036.000 (Rp 186,7 miliar). Ini karena penganggaran langsung ditangani pemerintah pusat.

Seperti diketahui, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) terkena rasionalisasi anggaran hingga 43 persen.

Kepala Dinas Perhubungan, Wahyu Tri Hapsari mengatakan, pembangunan terminal tipe A, termasuk di Demak menjadi kewenangan pemerintah pusat. Semua aset juga telah diserahkan ke pusat. Karena itu, sesuai dengan PP 79 Tahun 2013 tentang jaringan lalulintas dan angkutan jalan serta UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, anggaran pembangunan terminal tersebut tidak ada lagi dana pendampingan dari kabupaten atau pemerintah daerah setempat. “Jadi, karena anggaran semua ditangani pusat, maka tidak kena rasionalisasi,” ujar Wahyu.

Rencana pembangunan terminal dua lantai ini segera dilakukan pada 2018. Terminal tipe A ini sedianya dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk untuk cek fisik bus dan tempat mencuci bodi bus. “Terminal ini akan mirip bangunan di bandara. Penumpang akan mudah mendapatkan bus dengan pembelian tiket yang terhindar dari calo. Terminal ini nanti telah positif akan mengganti posisi terminal Terboyo Semarang,” katanya.

Setelah terminal tipe A nanti jadi, maka terminal lama dalam Kota Demak akan difungsikan sebagai sub terminal angkot antar kecamatan. Sedangkan, lapangan Tembiring akan difungsikan sebagai terminal bus pariwisata menggantikan terminal Kadilangu. (hib/zal)