33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

28 Ekor Kambing Disantap Hewan Liar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MUNGKID—Sebanyak 28 ekor kambing milik warga di Gunungkidul, DIY, mati, akibat serangan hewan liar yang diduga kawanan anjing liar.

Kepala Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Sucipto, kepada awak media mengatakan, pihaknya kesulitan mencegah terjadinya serangan binatang buas terhadap hewan ternak milik warga. “Kami berharap pemerintah bisa turun tangan.”

Serangan hewan buas terjadi di sejumlah dusun. Korbannya, tercatat sebanyak 28 ekor kambing. Terbanyak, ternak warga di Dusun Sureng, Danggolo dan di Dusun Duwet. Mengantisipasi serangan susulan, warga setempat menggencarkan ronda malam. Untuk mengusir hewan buas, ronda disertai bunyi-bunyian dan lampu penerangan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Gunungkidul Suseno Budi saat dikonfirmasi wartawan mengakui adanya serangan hewan liar. Kata Budi, serangan hewan buas terjadi setiap tahun. Tahun lalu, lanjut Budi, serangan hewan buas terbanyak terjadi di wilayah Gunungkidul bagian barat. Meliputi Kecamatan Panggang dan Purwosari.

Saat ini, ucap Budi, justru banyak dijumpai di sisi timur wilayah Desa Purwodadi.

Dikatakan, serangan binatang buas terhadap ternak milik warga diduga karena terjadi krisis air. Sasaran selama ini adalah kambing milik warga. Karena itu, untuk mencegah serangan binatang buas, ternak warga diminta dipindahkan mendekati permukiman. “Sehingga warga mudah melakukan pengawasan.” (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

ACT Kirimkan 60 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Bengkulu

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Banjir tengah melanda wilayah Bengkulu sejak Sabtu (27/4). Sebagai respons awal, Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendirikan Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum...

Polisi Capai Rp 38 Juta Perbulan

DEMAK-Zakat profesi di lingkungan Polres Demak setiap bulannya bisa mencapai Rp 35 juta hingga Rp 38 juta perbulan. Zakat yang dikumpulkan dari sekitar 800...

Awalnya Pemasok Bahan Baku, Kini Produknya Sudah Diekspor

RADARSEMARANG.COM - Ulet dan kreatif. Itulah sosok Syafi'i. Sejak 1995, ia sukses menekuni usaha mebel dan kerajinan kreatif lainnya yang berbahan dasar eceng gondok. ...

Canangkan Program Demak Bebas Sampah

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Demak menargetkan pada tahun 2025 Kota Wali bisa bebas dari sampah.  Untuk mencapai target itu, maka setiap...

Investasikan Rp 50 Miliar

SEMARANG – Gandhi Seva Loka (GSL) Indonesia menginvestasikan hingga Rp 50 miliar untuk pembangunan Gandhi Memorial Intercontinental School (GMIS) Semarang. Kota ini dinilai cukup...

Permintaan Proteksi Data Terus Meningkat

SEMARANG – Tren penggunaan enkripsi atau teknologi pengamanan data saat ini terus mengalami peningkatan. Hal tersebut sebagai salah satu bentuk antisipasi dari semakin tingginya...