MUNGKID—Sebanyak 28 ekor kambing milik warga di Gunungkidul, DIY, mati, akibat serangan hewan liar yang diduga kawanan anjing liar.

Kepala Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Sucipto, kepada awak media mengatakan, pihaknya kesulitan mencegah terjadinya serangan binatang buas terhadap hewan ternak milik warga. “Kami berharap pemerintah bisa turun tangan.”

Serangan hewan buas terjadi di sejumlah dusun. Korbannya, tercatat sebanyak 28 ekor kambing. Terbanyak, ternak warga di Dusun Sureng, Danggolo dan di Dusun Duwet. Mengantisipasi serangan susulan, warga setempat menggencarkan ronda malam. Untuk mengusir hewan buas, ronda disertai bunyi-bunyian dan lampu penerangan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Gunungkidul Suseno Budi saat dikonfirmasi wartawan mengakui adanya serangan hewan liar. Kata Budi, serangan hewan buas terjadi setiap tahun. Tahun lalu, lanjut Budi, serangan hewan buas terbanyak terjadi di wilayah Gunungkidul bagian barat. Meliputi Kecamatan Panggang dan Purwosari.

Saat ini, ucap Budi, justru banyak dijumpai di sisi timur wilayah Desa Purwodadi.

Dikatakan, serangan binatang buas terhadap ternak milik warga diduga karena terjadi krisis air. Sasaran selama ini adalah kambing milik warga. Karena itu, untuk mencegah serangan binatang buas, ternak warga diminta dipindahkan mendekati permukiman. “Sehingga warga mudah melakukan pengawasan.” (jpg/isk)