Penjualan Rumah Turun

476

SEMARANG – Penjualan rumah pada semester pertama tahun ini mengalami penurunan hingga 25 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sejumlah program dijalankan guna mendongkrak penjualan.

Ketua Panitia Property Expo, Dibya K Hidayat mengatakan, pada semester pertama tahun lalu penjualan rumah mencapai 308 unit, di periode yang sama tahun ini atau hingga pameran ke enam, penjualan baru mencapai 238 unit.

“Memang di dua pameran terakhir penjualan sudah cukup baik, bahkan di pameran yang baru saja ditutup ini potensi penjualan mencapai 50 unit dan masih ada beberapa pengembang yang belum laporan. Hanya saja pada beberapa pameran di awal, penjualan buruk sekali,” ujarnya, kemarin.

Padahal menurutnya, sejumlah kendala yang dinilai dapat menghambat laju penjualan properti sebagian besar sudah tertangani. Mulai dari suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang sudah turun, hingga kebijakan LTV yang sudah kembali seperti semula.

“Dengan hal-hal tersebut, harusnya penjualan memang semakin membaik. Tapi bisa saja meski perekonomian makro sudah membaik, namun dari sisi mikro masih belum cukup baik, sehingga penjualan properti di semester pertama tidak sebaik tahun lalu,” terangnya.

Ia berharap, kondisi politik yang cukup kondusif akan terus terjaga, begitu juga dengan berbagai kebijakan lainnya termasuk suku bunga yang stabil. Sehingga sektor properti dapat kembali terdongkrak di semester kedua ini.

“Semoga hingga akhir tahun kami masih bisa mengejar ketertinggalan. Diantaranya dengan memberikan berbagai program menarik maupun sejumlah inovasi dalam pameran-pameran yang kami selenggarakan,” tandasnya. (dna/zal)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here