Bermanuver, Ganjar Sambangi Golkar

Bambang Pastikan Tak Maju Jika Tak Lewat PDIP

366

SEMARANG – Suhu politik menjelang Pilgub Jateng 2018 semakin panas saja. Gubernur petahana Ganjar Pranowo yang sudah mendaftar di PDIP diketahui melakukan manuver politik. Ganjar bertemu dengan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar di Jakarta, beberapa hari lalu.

Langkah Ganjar bertemu pengurus DPP tersebut dibenarkan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jateng, Iqbal Wibisono. Bukan tidak mungkin muncul skenario, Ganjar yang saat ini masih menjadi kader PDIP, akan diusung Golkar menjadi calon gubernur dalam bursa Pilgub Jateng 2018 mendatang.

Iqbal Wibisono menjelaskan, politik bisa dibilang sangat cair. Parpol punya hak untuk berkomunikasi dengan siapa saja. Termasuk dalam pencalonan gubernur mendatang. “Tidak menutup kemungkinan, siapapun bisa diusung Golkar,” terangnya, Senin (21/8).

Meski begitu, dia membeberkan, saat ini DPD Golkar, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jateng, masih mendukung Ketua DPD I Partai Golkar Jateng, Wisnu Suhardono sebagai bakal calon gubernur. Dia berharap, Wisnu masih menjadi pilihan prioritas DPP untuk menentukan jago Pilgub Jateng. “Tapi bagaimana pun, keputusan ada di tangan DPP. Kalau merekomendasikan Pak Wisnu, akan kami dukung. Kalau akhirnya rekomendasi jatuh di tangan orang lain, kami akan tetap tegak lurus,” paparnya.

Sebagai anggota partai, lanjutnya, sudah menjadi kewajiban mendukung keputusan DPP. Harapannya, siapa pun sosok yang akan diusung Golkar di Pilgub Jateng, harus didukung dan dimenangkan. “Kami sebagai anggota harus taat dan patuh. Tegak lurus,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardono masih belum tahu mengenai isi perbincangan antara pengurus DPP Golkar dan Ganjar tersrbut. Yang jelas, dia yakin, pertemuan tersebut membahas mengenai proses pelaksanaan dan pencalonan di Pilgub Jateng 2018 mendatang. “Artinya DPP punya kewenangan lebih dibanding DPD I (Jateng), tentunya mereka punya wacana yang lebih luas, saya tidak tahu pertimbangannya apa,” tegasnya.

Terpisah Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto memastikan Ganjar tidak akan mencalonkan diri jika tidak diusung PDIP. “Namun bahwa PDI Perjuangan dalam mengusung paslonnya ke depan akan berkoalisi dengan partai lain, tentu kesempatan tersebut terbuka, meski PDI Perjuangan secara aturan bisa mencalonkan paslonnya sendirian,” ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu. Setiap pendaftar penjaringan dan penyaringan bacagub-bacawagub di PDIP telah menandatangani pakta integritas akan mendukung siapapun calon yang diusung.

Menurut Bambang, Ganjar mau bertemu siapapun adalah haknya secara pribadi. “Tidak ada larangan dari siapapun Pak Ganjar mau ketemu siapa saja. Pak Ganjar paham dimana partai punya kewenangan dan Gubernur punya kewenangan,” tandasnya. (amh/ric)