Terbangkan Layang-Layang 3D

1330
KREATIF: Para peserta foto bersama sebelum menerbangkan layang-layang buatan mereka di Lapangan Cangkol, Sabtu (19/8) lalu (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU).
KREATIF: Para peserta foto bersama sebelum menerbangkan layang-layang buatan mereka di Lapangan Cangkol, Sabtu (19/8) lalu (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU).

MUNGKID—Warga Wayuhrejo, Pasuruan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (19/8) lalu, diadu kreativitasnya dalam membuat layang-layang. Bertempat di lapangan Cangkol, 30 peserta lomba menerbangkan layang-layang secara bersamaan. Layang-layang beraneka bentuk, mulai dua dimensi (2D) hingga tiga dimensi (3D). Seperti bentuk barong, lebah, kupu-kupu, ikan hiu, cumi-cumi, dan sebagainya.

Ketenangan layang-layang saat mengudara di angkasa menjadi salah satu poin penilaian. Selain itu, kecantikan layang-layang dari kombinasi warna, kreativitas, dan bentuknya.

“Saya ikut lomba ini karena memang hobi main layang-layang, tapi kebetulan anginnya kurang besar. Padahal, layang-layang saya bisa naik 30 meter kalau anginnya kencang,” kata Muhammad Yamil, peserta lomba.

Yamil mengaku mengerjakan layang-layang berbentuk lebah setinggi satu meter, sekitar dua hari. Mulai pengumpulan bahan, pembuatan kerangka layang-layang, sampai penempelan kertas. “Yang paling lama menempel kertasnya, karena pada bagian tubuh lebah bentuknya silinder,” ucap pemuda 23 tahun itu.

Ketua Panitia Lomba, Lia Lestarini, didampingi Penanggungjawab Acara, Amirul Bayu Kurniawan mengatakan, lomba untuk menggugah kreativitas masyarakat. Di sisi lain, merekatkan antarwarga. Lomba juga memperebutkan juara 1, 2 dan 3. (put/isk)