33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Permainan Monopoli dalam Pembelajaran Ekonomi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

PEMBELAJARAN yang menyenangkan dan tidak membosankan adalah harapan bagi semua siswa. Seorang guru dituntut bisa menciptakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan agar tercapai tujuan pembelajaran.

Mata pelajaran ekonomi termasuk salah satu mata pelajaran Ilmu Sosial yang banyak mempelajari konsep. Di samping itu, siswa-siswa peminatan IPS cenderung memerlukan motivasi yang lebih tinggi daripada siswa-siswa peminatan IPA, agar mereka dapat antusias dalam mengikuti pembelajaran.

Agar pembelajaran berjalan maksimal, guru harus kreatif menggunakan metode ataupun media pembelajaran yang menarik sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Menurut pendapat Sadiman, media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan. Belajar adalah penyaluran pesan ilmu dari guru ke siswa sehingga tepat jika pembelajaran akan menarik, karena media pembelajaran digunakan dalam penyaluran pesan tersebut.

Penulis menerapkan penggunaan media pembelajaran berupa permainan monopoli dalam pembelajaran ekonomi di kelas XI untuk materi Ketenagakerjaan di Indonesia. Sebelum pembelajaran dimulai, para siswa dibagi dalam beberapa kelompok. Guru menjelaskan materi tentang ketenagakerjaan dan memberikan panduan agar siswa dapat bekerja di dalam kelompoknya untuk membuat papan monopoli beserta perlengkapannya. Mereka mempelajari materi yang telah dijelaskan oleh guru, kemudian membuat beberapa pertanyaan yang ditulis di kartu-kartu yang nantinya akan digunakan dalam permainan. Siswa lain membuat papan monopoli dan kartu kesempatan sebagai perlengkapannya. Semua siswa antusias bekerja sama serta tidak merasa bosan ataupun bercerita sendiri.

Pemaparan hasil diskusi dimulai dengan permainan monopoli tahap pertama yang diikuti oleh siswa dalam satu kelompok. Pemenang dalam permainan ini adalah siswa yang dapat mengumpulkan poin lebih banyak dibandingkan dengan teman-teman dalam satu kelompok. Poin yang diperoleh dihitung berdasarkan jumlah pertanyaan yang dijawab benar dari kartu-kartu soal maupun kartu kesempatan selama waktu yang telah ditentukan oleh guru.

Pada tahap berikutnya adalah kompetisi yang diikuti oleh pemenang dari masing-masing kelompok. Siswa pemenang dari tahap pertama harus bertanding melawan pemenang dari kelompok lain. Untuk siswa yang tidak ikut bermain, akan memberikan semangat dan dukungan kepada teman perwakilan kelompoknya. Para pemain harus berusaha mengumpulkan poin dengan cara melempar dadu terlebih dahulu agar mendapatkan kartu pertanyaan ataupun kartu kesempatan  dan kemudian harus dijawab dengan benar.

Setelah waktu habis dan pertandingan dinyatakan selesai, peserta dengan poin terbanyak dinyatakan sebagai pemenangnya. Sebagai penghargaan, anggota kelompok yang menang dipanggil untuk maju ke depan kelas. Guru memberikan ucapan selamat dan menginstruksikan kepada siswa-siswa dari kelompok lain untuk bertepuk tangan sebagai wujud dari penghargaan atas kerja sama kelompok yang memenangkan pertandingan.

Dari kegiatan pembelajaran menggunakan media papan monopoli tersebut, semua siswa akan merasa bersemangat mengikuti pembelajaran ekonomi. Tidak ada satu siswa pun yang mengantuk atau mengobrol sendiri. Dengan pembelajaran yang menyenangkan tersebut dapat merangsang keaktifan siswa, kerja sama antar siswa, disiplin dan kreatif. Sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai dan siswa akan memahami materi dengan baik, yang pada akhirnya prestasi siswa dapat meningkat. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Blog Edukasi Alihkan Hoax

ABAD 21 merupakan abad kebebasan informasi. Kecanggihan teknologi informasi menjadikan arus informasi susah untuk dibendung. Terlebih bagi generasi milenial (lahir setelah 1982) sebagai pengguna...

HIV/AIDS Tinggi, Raperda Dikebut

MAGELANG—Sebanyak 119 warga Magelang menderita HIV/AIDS. Catatan dari Dinas Kesehatan Kota Magelang mengungkap, tercatat 112 penderita HIV sejak 2004 silam. Jumlah ini terus bertambah...

Mempercantik Gedung di Kota Lama

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja membersihkan benalu dan mengecat gedung Marba di Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (22/12). Pemilik gedung di Kota Lama semakin sadar...

Sentil Anggaran Air Mancur Menari

MAGELANG--Rencana pembangunan air mancur menari (dancing fountain) yang dilakukan oleh Pemkot Magelang di area Alun-alun Kota Magelang dikritik, karena anggarannya super fantastis. Salah satu...

Majukan Desa, Wajib Kuasai Teknologi Informasi

RADARSEMARANG.COM - H Junaedi SH MM, lahir di Pemalang, 14 April 1962 adalah Bupati Pemalang yang menjabat pada periode 2011-2016 dan kembali terpilih pada...

Mencongak, Tingkatkan Motivasi Belajar Matematika

RADARSEMARANG.COM - Mata pelajaran matematika telah dianggap sebagai mata pelajaran momok oleh sebagian siswa sekolah dasar. Bahkan dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit serta menakutkan....