Tunggakan Capai Rp 8 Miliar

325
HADIAHI BUNGA : Kepala UPPD Demak Retno Pantja Indah Wijani memberikan sekuntum bunga kepada wjaib pajak yang membayar pajak bermotor di Kantor Samsat Demak, kemarin (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
HADIAHI BUNGA : Kepala UPPD Demak Retno Pantja Indah Wijani memberikan sekuntum bunga kepada wjaib pajak yang membayar pajak bermotor di Kantor Samsat Demak, kemarin (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK-Nilai tunggakan pajak kendaraan bermotor mencapai Rp 8 miliar. Dari jumlah itu, petugas berhasil menagih sekitar Rp 3 miliar lebih. Setidaknya, hingga Juli tercatat ada 34 ribu warga menunggak pajak bermotor tersebut.

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Demak, Retno Pantja Indah Wijani mengatakan bahwa pihaknya melakukan penagihan secara door to door kepada masyarakat yang menunggak pajak tersebut.

“Pajak yang kembali Rp 3,1 miliar. Karena itu, masih Rp 5 miliar yang kita tagih lagi. Kita berharap, bisa tertagih semua, ” katanya, kemarin.

Menurutnya, petugas kepolisian secara intensif turut membantu petugas UPPD agar pajak tertagih. Sementara itu, Retno menambahkan, UPPD Demak juga telah mendapatkan penghargaan atas prestasinya sebagai juara 2 citra bakti kinerja pelayanan penerimaan pajak dari Pemprov Jateng. UPPD Demak dinilai memberikan kenyamanan bagi wajib pajak, tampil lebih bersih, pelayanan yang baik, dan sarana prasarana yang memadai.  Ini sesuai dengan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan public. “Tim penilai dari Undip dan Orpeg,” katanya.

Menurutnya, dari sisi pendapatan, UPPD Demak masuk peringkat 14. Bidang yang ditangani terkait pajak daerah, retribusi daerah dan penerimaan lainnya. Untuk perolehan pajak hingga bulan ini mencapai Rp 46,8 miliar (57, 34 persen). Kemudian, retribusi mencapai Rp 49, 3 juta (57,47 persen) dan penerimaan lain lain Rp 1,3 miliar (denda pajak kendaraan bermotor) dan Rp 81, 1 juta (denda bea balik nama kendaraan bermotor). Karena itu, untuk mengapresiasi para wajib pajak tersebut, petugas memberikan bunga mawar sebagai bentuk penghormatan atas ketaatan membayar pajak kendaraan bermotor. (hib/ida)