TULARKAN ILMU: Desta (tengah) dan Alfan, dua pengusaha muda menceritakan kisahnya membangun bisnis di Ponpes Ar Ridwan (ZAIN ZAINUDIN/JAWA POS RADAR KEDU).
TULARKAN ILMU: Desta (tengah) dan Alfan, dua pengusaha muda menceritakan kisahnya membangun bisnis di Ponpes Ar Ridwan (ZAIN ZAINUDIN/JAWA POS RADAR KEDU).

WONOSOBO–Pondok Pesantren Ar-Ridwan di Jalan Banyumas KM 8 Binangun Wonosobo, semakin serius mencetak santri-santri enterpreneur. Selain ragam motivasi usaha yang selalu disampaikan oleh pengasuh dan ustadz, pondok ini juga kerap mengundang pelaku usaha muda untuk berbagi tips sukses.

Kamis (17/8) lalu, Desta Hatmoko Adi, owner Mie Ongklok Instan dan Alfan, produsen Carica berlabel Gemilang didapuk membagikan kiat suksesnya. Talk show diikuti sekitar 200 santri Ar-Ridwan dan sebagian santri tamu.

Desta mengatakan, mencoba berusaha lebih dini sangat dianjurkan bagi pemuda yang bercita-cita jadi pengusaha besar. Menurut dia, semakin awal memulai usaha, maka akan semakin cepat meraih sukses. “Tentu dalam perjalanannya, harus terus belajar. Tidak putus asa dan jangan pernah lelah berkreasi dengan produk yang dihasilkan. Kreasi juga dibutuhkan bagi pelaku usaha dalam bidang jasa.”

Desta melanjutkan, “Semakin tua, sebenarnya semakin kurang produktif. Tidak fokus. Dan, semangatnya lemah karena terdesak kebutuhan. Menurut saya, memulai lebih awal lebih baik.”

Desta menyampaikan, usaha bukanlah ide atau angan-angan besar yang tidak direalisasikan. Sebaliknya, usaha yang sebenarnya, tidak melulu butuh ide besar. Meski hal kecil dan sederhana, perlu dicoba.”Saya yakin dari 10 yang dicoba, pasti ada yang sukses. Harus terus mencoba dan jangan putus asa.”

Pengasuh sekaligus pendiri Ponpes Ar-Ridwan, Abdullah Maksum berharap, melalui pondok dan kegiatan yang digelar, akan lahir banyak pengusaha dari pondok pesantren Ar Ridwan.

Ponpes Ar-Ridwan di-launching pada 2015 silam. Ponpes ini dikhususkan bagi pemuda yang memiliki niat kuat ingin berusaha atau sedang menggeluti dunia usaha. “Banyak juga yang kerja. Nginap dan ngajinya di sini. Kalau waktu ngajinya malam setelah kerja dan pagi sebelum berangkat.” Jadwal ngaji entrepreneur di pondok ini sepekan dua kali. Sejumlah pengusaha sukses maupun pengusaha muda kreatif diundang sebagai mentornya. (cr3/isk)