25.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Sepekan Dua Kali Ngaji Entrepreneur

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

WONOSOBO–Pondok Pesantren Ar-Ridwan di Jalan Banyumas KM 8 Binangun Wonosobo, semakin serius mencetak santri-santri enterpreneur. Selain ragam motivasi usaha yang selalu disampaikan oleh pengasuh dan ustadz, pondok ini juga kerap mengundang pelaku usaha muda untuk berbagi tips sukses.

Kamis (17/8) lalu, Desta Hatmoko Adi, owner Mie Ongklok Instan dan Alfan, produsen Carica berlabel Gemilang didapuk membagikan kiat suksesnya. Talk show diikuti sekitar 200 santri Ar-Ridwan dan sebagian santri tamu.

Desta mengatakan, mencoba berusaha lebih dini sangat dianjurkan bagi pemuda yang bercita-cita jadi pengusaha besar. Menurut dia, semakin awal memulai usaha, maka akan semakin cepat meraih sukses. “Tentu dalam perjalanannya, harus terus belajar. Tidak putus asa dan jangan pernah lelah berkreasi dengan produk yang dihasilkan. Kreasi juga dibutuhkan bagi pelaku usaha dalam bidang jasa.”

Desta melanjutkan, “Semakin tua, sebenarnya semakin kurang produktif. Tidak fokus. Dan, semangatnya lemah karena terdesak kebutuhan. Menurut saya, memulai lebih awal lebih baik.”

Desta menyampaikan, usaha bukanlah ide atau angan-angan besar yang tidak direalisasikan. Sebaliknya, usaha yang sebenarnya, tidak melulu butuh ide besar. Meski hal kecil dan sederhana, perlu dicoba.”Saya yakin dari 10 yang dicoba, pasti ada yang sukses. Harus terus mencoba dan jangan putus asa.”

Pengasuh sekaligus pendiri Ponpes Ar-Ridwan, Abdullah Maksum berharap, melalui pondok dan kegiatan yang digelar, akan lahir banyak pengusaha dari pondok pesantren Ar Ridwan.

Ponpes Ar-Ridwan di-launching pada 2015 silam. Ponpes ini dikhususkan bagi pemuda yang memiliki niat kuat ingin berusaha atau sedang menggeluti dunia usaha. “Banyak juga yang kerja. Nginap dan ngajinya di sini. Kalau waktu ngajinya malam setelah kerja dan pagi sebelum berangkat.” Jadwal ngaji entrepreneur di pondok ini sepekan dua kali. Sejumlah pengusaha sukses maupun pengusaha muda kreatif diundang sebagai mentornya. (cr3/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -