Proyek Pelebaran Jalan Legokalong Diprotes Warga

393
DIKELUHKAN : Sejumlah warga Desa Legokkalong, Karanganyar mengeluhkan adanya proyek pelebaran jalan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DIKELUHKAN : Sejumlah warga Desa Legokkalong, Karanganyar mengeluhkan adanya proyek pelebaran jalan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN-Warga Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, melakukan aksi protes kepada petugas proyek pelebaran jalan. Pasalnya, petugas proyek tanpa sosialisasi terlebih dahulu langsung melakukan pengerukan dan pembongkaran jalan selebar satu meter, mulai dari jalan ujung Desa Legokalong sepanjang 800 meter. Bahkan, tanah warga yang dikeruk bertepatan dengan halaman rumah warga, mulai Kamis (17/8) kemarin. Akibatnya, sang pemilik rumah hanya bisa berjalan kaki dan tidak bisa mengeluarkan motor. Tak hanya itu, pengerukan pun dilakukan secara mendadak pada malam hari, langsung menggunakan alat berat.

Agus Bambang, 34, warga Desa Legokkalong, mengaku kaget. Saat pulang ke rumah sore hari, bagian depan rumahnya sudah dilakukan pengerukan. Sedangkan di rumahnya ada tiga mobil terpakir di garasi yang susah untuk dikeluarkan. “Sebelumnya juga tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan terlebih dahulu, ketika saya tanya ke pekerja malah nadanya keras,” ungkap Agus.

Sementara itu, Perangkat Desa Legokkalong, Sunarto, mengatakan bahwa pihak desa belum diberitahu adanya pelebaran jalan desa, yang menurutnya dikerjakan oleh rekanan secara tergesa-gesa dan mendadak. “Kami memang butuh pelebaran jalan, tapi tolong ada sosialisasi dan pemberitahuan terlebih dahulu. Sehingga bisa menyiapkan segala sesuatunya, seperti jembatan darurat depan rumah,” kata Narto. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here