TAMU REDAKSI: Public Relations Manager Bukalapak Evi Andarini memberikan cinderamata kepada Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz dan Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, kemarin (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TAMU REDAKSI: Public Relations Manager Bukalapak Evi Andarini memberikan cinderamata kepada Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz dan Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, kemarin (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG- Bukalapak  menginisiasi distribusi reksa dana pasar uang melalui platform dagang online (e-commerce) bertajuk fitur BukaReksa. Selain itu, Bukalapak juga membuka layanan finansial investasi BukaEmas. Sejak dilaunching Januari 2017, layanan BukaReksa konvensional sudah diminati sekitar 35.000 investor dengan nilai investasi hampir Rp 17 miliar. Sedangkan untuk reksa dana syariah yang diluncurkan Maret 2017 sudah mencapai Rp 15 miliar.

“Rata-rata investor menginvestasikan Rp 500 ribu-Rp 1 juta. Ada juga yang sampai miliaran rupiah. Batas minimalnya hanya Rp 10 ribu saja sudah bisa membeli reksa dana,” jelas Business Developmenet Manager Bukalapak, Gahayu Handari Ekaputri, saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55, Jumat (18/8).

Dikatakan, BukaReksa merupakan hasil kerja sama antara Bukalapak dengan Bareksa dan CIMB-Pricipal Asset Management untuk menyediakan wadah investasi bagi lebih dari 11,2 juta pengguna e-commerce ini.  Syarat membeli reksa dana, calon investor harus memiliki akun Bukalapak dan saldo di fitur BukaDompet. Sebelum melakukan investasi, nasabah harus mengisi formulir dan mendapatkan notifikasi persetujuan pembukaan rekening reksa dana.

“Layanan BukaReksa ini diharapkan dapat menumbuhkan minat para pengguna di Bukalapak, khususnya para pelaku UKM, untuk berinvestasi reksa dana dengan cara yang mudah, aman dan berkembang,” ujarnya didampingi Public Relations Manager Bukalapak Evi Andarini dan staf PR Miftachur Rochman.

Selain fitur BukaReksa, layanan lain yang tengah digenjot Bukalapak adalah BukaEmas. Sejak diluncurkan Juli lalu, tercatat sudah 110.000 user yang berinvestasi emas di Bukalapak.

“Animo masyarakat berinvestasi emas cukup tinggi. Karena cukup dengan uang Rp 3 ribu sudah bisa membeli emas di BukaEmas,” katanya.

Diakui, saat ini perlu ada edukasi kepada masyarakat dan UKM dalam berinvestasi. Karena itu, Bukalapak rutin memberikan edukasi soal investasi reksa dana dan emas, baik lewat jalur online maupun pemberitaan media. (aro)