Bupati dan Wabup Patungan Beri Hadiah

451
APRESIASI GURU : Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono saat menyerahkan hadiah motor kepada dua guru honorer asal Limpung, yang berdedikasi tinggi dalam mengajar (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).
APRESIASI GURU : Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono saat menyerahkan hadiah motor kepada dua guru honorer asal Limpung, yang berdedikasi tinggi dalam mengajar (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).

BATANG-Dua guru honorer asal Limpung Batang, Maskuri dan Evaliana Nur Aisyah yang mengajar di sekolah terpencil, mendapat hadiah spesial dari Bupati Wihaji dan Wakil Batang (Wabup) Suyono. Yakni, berupa motor baru yang diserahkan tepat pada perayaan HUT RI ke-72, Kamis (17/8) kemarin.

Menurut Bupati, hadiah tersebut sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan perjuangan keduanya mencerdaskan anak-anak di pelosok Kabupaten Batang. Terlebih, keduanya memang butuh kendaraan dalam aktivitasnya sehari-hari.

“Dua guru tersebut berdomisili di Limpung, namun setiap hari mereka harus mengajar dengan jarak tempuh 20 kilometer, naik turun perbukitan. Yang satu motor pinjam, yang satu naik kendaraan umum dan jalan kaki,” kata Bupati Wihaji.

Seperti diketahui, Maskuri sendiri mengajar di SD Mojo Tengah Kecamatan Blado dan Evaliana Nur Aisyah Tyas Guru SMP N 4 Bawang. Perjalanan mengajarnya tidak mulus. Bahkan, dirinya bersama teman-teman guru di sekolah lainnya harus berjalan naik turun bukit untuk menuju ke sekolah tempatnya mengajar.

Menurut Wihaji, kedua guru tersebut patut dicontoh semangatnya, karena mereka sebagai guru pengabdian mempunyai semangat yang membara untuk berbagi ilmu kepada anak–anak di desa terpencil.

Bupati menambahkan, pemberian motor tersebut sebagai penyemangat perjuangan pendidik dari pemerintah. “Pemberian ini menunjukkan bahwa negara ada di tengah masyarakat. Kedua motor ini, murni uang saya dan pak wabup, patungan beli dua motor, bukan uang milik negara,” tegas Wihaji.

Kedua guru saat dikonfirmasi mengaku bersyukur bisa menerima hadiah spesial tersebut. “Saya senang, nasib saya diperhatikan pemerintah, semoga banyak guru lain yang bisa mersakan hal yang sama. Terimaksih kepada Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono yang telah memperhatikan kami,” ucap guru yang juga pengusaha warung makan dan minum ini.

Hal yang sama disampaikan Evaliana. Apreasi yang diterimanya akan menambah semangatnya mengabdi. “Kami berharap jalan menuju sekolah yang saat ini dibangun, bisa cepat selesai. Sehingga kami bisa lancar menuju sekolah. Apalagi sudah ada motor baru, tidak perlu berjalan lagi,” imbuh guru hitam manis ini. (han/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here