Empat Kapal Tempur Sedot Ribuan Pengunjung

349
TAMBAH PENGALAMAN: Seorang personel TNI AL memberi arahan seorang pengunjung ketika meneropong dari ruang kemudi kapal (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang).
TAMBAH PENGALAMAN: Seorang personel TNI AL memberi arahan seorang pengunjung ketika meneropong dari ruang kemudi kapal (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang).

SEMARANG – Selama dua hari ini ada yang menarik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Ya, sejumlah kapal perang bersandar di dermaga penumpang. Kesempatan langkah tersebut pun tak disia-siakan masyarakat, utamanya kalangan anak-anak.

Ratusan anak TK, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, sudah memadati pelabuhan sejak pagi. Mereka diberi kesempatan melihat lebih dekat empat kapal perang, dua dari Indonesia dan dua dari Thailand, yakni KRI Sultan Hasanudin, KRI Diponegoro, HTMS Khirirat dan HTMS Sukhothai. Empat kapal tempur tersebut dipamerkan usai menggelar latihan bersama Sea Garuda 19AB-17 di laut Jawa.

“Latihan bersama ini dilaksanakan oleh TNI AL dengan Angkatan Laut Thailand yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Kebetulan tahun 2017 ini, kita (TNI AL) sebagai tuan rumah, pembukaan dilaksanakan di Surabaya kemudian area latihan di Laut jawa, dan berakhir di Semarang,” terang Dansatgas latihan bersama Sea Garuda 19AB-17, Kol Laut Rudhi Aviantara kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Rudhi menuturkan, ada ratusan personel yang ikut dalam empat kapal tersebut, terdiri dari 210 personel dari Indonesia dan 250 personel dari Thailand. Tujuan dari kegiatan latihan ini untuk meningkatkan hubungan bilateral antara TNI AL dan Angkatan Laut Thailand.

“Jadi sangat positif bagi kedua negara. Tidak ada tujuan khusus, hanya ada semacam kesepahaman, bagaimana apabila terjadi suatu peristiwa di laut, khususnya di perbatasan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here