PT Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit

400
TUNTUT GAJI : Ribuan buruh pabrik jamu PT Nyonya Meneer saat demo menuntut pembayaran gaji dan THR di depan pabrik Jalan Kaligawe Km 4 Semarang, 15 Juni 2016. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
TUNTUT GAJI : Ribuan buruh pabrik jamu PT Nyonya Meneer saat demo menuntut pembayaran gaji dan THR di depan pabrik Jalan Kaligawe Km 4 Semarang, 15 Juni 2016. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG-Pabrik jamu legendaris PT Nyonya Meneer (PT Njonja Meneer) dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (3/8/2017). Majelis hakim yang dipimpin Nani Indrawati mengabulkan gugatan kreditur konkuren asal Turisari Kelurahan Palur Kabupaten Sukoharjo Hendrianto Bambang Santoso.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya dan menyatakan batal perjanjian perdamaian yang telah dilakukan serta menyatakan PT Nyonya Meneer dalam keadaan pailit,” kata Nani dalam amar putusannya.

PAILIT: Sidang permohonan pembatalan perdamaian PT Nyonya Meneer di PN Semarang, Kamis (3/8/2017) (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PAILIT: Sidang permohonan pembatalan perdamaian PT Nyonya Meneer di PN Semarang, Kamis (3/8/2017) (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

PT Nyonya Meneer digugat pailit karena memiliki tumpukan utang pada sejumlah kreditur. Pada 8 Juni 2015, majelis hakim Pengadilan Niaga Semarang yang dipimpin Dwiarso Budi Santiarto menyatakan perjanjian perdamaian antara debitur dan 35 kreditur tentang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada 27 Mei 2015 telah sah. Tapi putusan Pengadilan Niaga ini digugat oleh salah satu krediturnya, Hendrianto, dan dikabulkan majelis hakim PN Semarang.

Usai sidang, kuasa hukum Hendrianto Bambang Santoso, Eka Windiarto menyampaikan, langkah selanjutnya, nasib para buruh harus diperjuangkan dan semua kreditur harus terjamin pembayarannya. (jks/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here