Empat Mahasiswa Undip Ciptakan Jaket Bersensor bagi Tunanetra

Bisa Deteksi Lubang di Depan dan Kemiringan Jalan

419
INOVATIF: Empat mahasiswa Undip yang menciptakan jaket tunanetra bersama dosen pembimbing, Dr Aris Triwiyatno ST MT. (AFIATI TSALITSATI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
INOVATIF: Empat mahasiswa Undip yang menciptakan jaket tunanetra bersama dosen pembimbing, Dr Aris Triwiyatno ST MT. (AFIATI TSALITSATI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

Empat mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menciptakan jaket bersensor bagi penyandang tunanetra. Namanya Jetnet atau Jaket Tunanetra. Jaket ini diklaim lebih baik ketimbang tongkat bantu. Seperti apa?

AFIATI TSALISTATI

ANGKA kebutaan Indonesia berdasarkan hasil survei nasional 1993-1996 mencapai 1,5 persen dari jumlah penduduk negeri ini. Keterbatasan penglihatan yang dialami penyandang tunanetra ini pun berpengaruh terhadap kehidupan kesehariannya. Hal itu menjadikan penyandang kesulitan menjalankan aktivitas.

Saat ini mayoritas penyandang tunanetra hanya menggunakan tongkat bantu untuk membantu mereka berjalan yang dinilai tidak banyak membantu. Penggunaan tongkat bantu dinilai kurang efisien, karena alat itu hanya mampu mengetahui objek yang ada di depan penggunanya saja.

”Selain itu, saat digunakan tongkat tersebut harus diayun-ayunkan hingga berpotensi mengenai hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini yang mendasari kami menciptakan alat bantu tunanetra berupa Jaket Tunanetra (Jetnet), dengan sensor jarak HC-SR04 dan gyroscope untuk mendeteksi objek di sekitar pengguna,” ungkap Ketua Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Jetnet Undip, Teguh Kurniawan kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Bersama anggota tim lainnya, yakni Krismon Budiono, Rose Mutiara Suin dan Yuni Prihatin Ningtyas, serta di bawah bimbingan dosen Dr Aris Triwiyatno ST MT, mereka melakukan sejumlah penelitian dan uji coba untuk mendapatkan hasil terbaik. ”Prototipe yang kita kembangkan ini terdiri atas dua jenis sensor, yakni sensor jarak  HC-SR04 sebanyak 8 buah, dan sensor sudut gyroscope dua buah, yang dikendalikan oleh dua arduino uno atau board mikrokontroler. Output-nya dari earphone, yang tersambung dengan modul MP3. Semua sensor ditanamkan di prototipe Jetnet, sementara untuk sistem kendali serta baterainya dimasukkan ke dalam kotak kecil yang diselipkan di belakang celana, sehingga sangat praktis dalam pemakaiannya,” terangnya.

1
2
BAGIKAN

2 KOMENTAR

    • Terima kasih telah berkomentar di halaman kami,
      untuk pemesanan Jetnet masih belum bisa dikarenakan masih dalam riset.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here