33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Mudahnya Berbisnis Online Lewat “Google Bisnisku”

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG –  Google secara resmi meluncurkan aplikasi Google My Business (GMB) atau Google Bisnisku dalam Konferensi Womenwill di Chrowne Plaza Semarang, Kamis (13/7) yang menjadi kota keempat setelah Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang dan terakhir akan dilakukan di Denpasar.

Adapun tujuannya memberikan kemudahan kepada pelaku usaha kecil mikro (UKM) khususnya wanita dalam go-ing online atau menjalankan bisnis dengan perdagangan digital (e-commerce) sebagai strategi dagang (market place).

Konferensi Womenwill yang dihadiri kurang lebih 1.500 kaum hawa kemarin, juga menjadi salah satu fokus Google untuk menjembatani gender gab antara laki-laki dan perempuan yang fokusnya dalam mengangkat ekonomi perempuan melalui kemudahan berbisnis dari konvensional menuju online.

Dalam Konferensi Womenwill itu turut menghadirkan motivator perempuan yang sukses menjalankan bisnis e-commerce yakni perancang busana kenamaan Indonesia Anne Avantie, Owner Meme Florist Mariani dan dari pihak Google Indonesia Fibrianti Elastria serta Fida Heyder.

Consumer Product Marketing Manager Google Indonesia Fibrianti Elastria mengatakan, Indonesia mempunyai isu tentang kesenjangan gender (gender gab) yang semakin besar antara perempuan dengan laki-laki dalam peluang ekonomi .

“Dalam laporan IFC tahun 2016 dengan judul “UKM yang dimiliki wanita di Indonesia” terdapat 51 persen bisnis mikro kecil, tetapi hanya 34 persen bisnis ukuran menengah yang dimiliki,” terangnya.

Selain itu, kata dia, 47 persen pengusaha wanita di Indonesia jarang memanfaatkan teknologi seperti komputer atau gawai dalam mengembangkan bisnisnya. Bahkan usaha kecil mikro (UKM) milik perempuan hanya memberikan 9.1 persen pendapatan domestik bruto (PDB) negara.

Melihat hal itu, Google dari program Womenwill ini serius melakukan pendekatan terhadap pebisnis perempuan agar menaikkan peluang ekonomi yang tidak berimbang bahkan cenderung menurun itu.

“Google Bisnisku memberikan kemudahan pemasaran digital. Semakin mempermudah pebisnis untuk membuat akun yang lebih mudah, cepat dari membuat website untuk berbisnis. Setelahnya, kaum wanita melalui perbaikan ekonomi, akan memberikan impact yang baik terhadap semuanya dimulai dari keluarga,” urainya.

Meski demikian, kata dia, teknologi belum melulu satu-satunya faktor yang menyukseskan pebisnis. Banyak tantangan dari wanita wirausaha seperti modal. Setidaknya di era digital e-commerce memberi peluang besar untuk strategi berdagang daripada sistem konvensional.

Anne Avantie yang menjadi salah satu pembicara utama dalam kegiatan ini memberikan motivasi kepada ribuan perempuan yang hadir agar memanfaatkan teknologi untuk menjalankan bisnisnya di era digital ini.

Ia mencontohkan saat ini menggunakan situs online “AnneavantieMall.com” sebagai market place untuk semakin mengembangkan bisnisnya dengan e-commerce.

“Semua bisa melakukannya, saya orang gaptek (gagapteknologi). Sampai sekarang saya tidak bisa menggunakan komputer. Saya masih belajar menggunakan smartphone, saya tidak malu. Kalau dengan kekurangan saya ini, saya bisa menjalankan bisnis,  maka kita semua pasti bisa,” tandasnya.(dan/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sang Wagiman, Kini Berpulang

SEMARANG - Puluhan karangan bunga berjejer di sepanjang sisi kanan-kiri jalan menuju rumah mantan Wali Kota Semarang, Kol (Purn) Soetrisno Soeharto di Jalan Wologito...

Dampak Terminal Baru Bandara Ahmad Yani

TERMINAL penumpang Bandara Internasional Ahmad Yani direncananakan Maret 2018 sebagian sudah dapat difungsikan. Lokasi terminal penumpang yang baru berada di sisi utara landas pacu...

Sambut Piala Dunia, Bar Jadi Star Moskow Stadium

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Semakin dekatnya gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia, disambut gegap gempita oleh insan perhotelan. Pasalnya revenue bakal naik dengan memanfaatkan momentum...

Dorong Bentuk Baznas Desa

MUNGKID— Ketua Baznas Kabupaten Magelang HM Zaenal Arifin mendorong pemerintah desa untuk segera membentuk Baznas lokal di tingkat desa. Pria yang juga menjabat sebagai...

Peragakan 10 Adegan, Didik Menangis

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Penyidikan kasus pembunuhan terhadap Fitri Anggraeni, 23 yang mayatnya dicor di kamar mandi masih berlanjut. Jumat (2/3) kemarin, tim penyidik Satreskrim...

17 Unit Layar Monitor Raib

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - SMPN 1 Rowosari dibobol kawanaan pencuri. Akibatnya Sebanyak 17 unit layar monitor komputer di Laboratorium Komputer SMP setempat raib.  Kawanan pencuri...