KETAT: Pembesuk Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang antre pemeriksaan petugas. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KETAT: Pembesuk Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang antre pemeriksaan petugas. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Selama libur Hari Raya Idul Fitri 2017, pembesuk warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane Semarang membeludak hingga ribuan orang. Dari data pembesuk, pada hari pertama Lebaran, Minggu (25/6) lalu, total pembesuk mencapai 2.852 orang, dengan jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dikunjungi 620 orang. Sedangkan hari kedua Lebaran (Senin), total pembesuk 3.074 orang, dengan WBP yang dikunjungi 682 orang.

“Untuk mengantisipasi jumlah pembesuk yang membludak tersebut, kami jauh-jauh hari sudah mengerahkan sekitar 20 petugas. Jadi, sudah ada tim kunjungan khusus gabungan. Personelnya terdiri atas petugas staf Lapas dan bantuan pengawasan dari Koramil dan Polsek Ngaliyan,”kata Kepala Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang, Taufiqurrakhman, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (30/6).

Dia mengatakan, selama kunjungan berlangsung, makanan yang dibawa para pembesuk beragam jenisnya, mulai makanan berat, hingga makanan spesial seperti lontong opor dan makanan ringan. Untuk meningkatkan pelayanan, pihaknya sudah memberi batasan barang-barang yang tidak boleh dibawa saat kunjungan, seperti makanan dan minuman dalam kemasan pabrik, seperti mi instan, biskuit kemasan kaleng, sirup, minuman botol, susu kemasan kaleng, kopi kemasan, minyak wangi dan sebagainya.

Tak hanya itu, lanjut Taufiqurrakhman, ada bahan makanan mentah yang dilarang dibawa saat kunjungan, seperti beras, sayur, bumbu-bumbu serta minyak goreng. Selain itu, pembesuk juga dilarang membawa barang terlarang seperti handphone, kamera, obat tanpa resep dokter, narkotika, minuman beralkohol, termasuk senjata tajam, senjata api, dan bahan peledak.

“Selama kunjungan Idul Fitri kali ini, belum ada yang disita. Apalagi kami sudah memberikan pengumuman barang-barang yang dilarang tersebut sudah jauh-jauh hari dipasang dalam info pengumuman dan banner,”ujarnya.

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang, Ari Tris Ochtia Sari melalui Humas Fajar Sodiq menambahkan, banyaknya pengunjung tersebut tidak mengherankan pihaknya, karena sudah terjadi hampir setiap Idul Fitri.