Mahasiswa Asing Belajar Bahasa Indonesia di UKSW

1106
CINTA INDONESIA: Para mahasiswa asing yang akan menjalani pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia di UKSW. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)
CINTA INDONESIA: Para mahasiswa asing yang akan menjalani pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia di UKSW. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)

SALATIGA – 29 peserta PIBBI dan COTI dari 10 universitas di Amerika dan Australia kegiatan Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) ke-71 dan Consortium for the Teaching of Indonesian (COTI) 2017. Acara secara resmi dibuka pembantu rektor IV Universitas
Kristen Satya Wacana (UKSW) Martha Nandari S. Handoko, di
Balairung Universitas (BU).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di depan seluruh peserta PIBBI dan COTI serta civitas akademika yang mengikuti Ibadah Senin. Dalam sambutannya, Martha Nandari mengharapkan seluruh peserta dapat menikmati program PIBBI dan COTI dengan baik.

“Saya berharap semua peserta bisa mengikuti program dengan baik. Kali ini, peserta PIBBI dan COTI juga dapat merasakan suasana Lebaran di Indonesia, khususnya di Salatiga,” imbuh Martha Nandari.

PIBBI dan COTI diselenggarakan oleh Language Training Center (LTC) UKSW. Direktur LTC UKSW Johanna Likumahuwa mengungkapkan, PIBBI ke-71 diikuti 17 peserta. “Dari tujuhbelas peserta PIBBI kali ini,
empatbelas adalah mahasiswa dari Australian National University, sedangkan tiga peserta lainnya adalah masyarakat umum dan mahasiswa di luar Australian National University,” terang Johanna.

Johanna menambahkan, COTI tahun ini diikuti 12 peserta, terdiri dari universitas di Amerika Serikat, yaitu dari Cornell University, University of California-Los Angeles (UCLA), Arizona State University, Northen Illinois University, University of Hawaii, University of Montana-Missoula, University of Michigan, University of Pennsylvania.

Tidak hanya belajar bahasa, peserta PIBBI dan COTI juga mempelajari budaya Indonesia. Dalam kesempatan kali ini, ada dua kelas budaya yang bisa dipilih, yaitu karawitan dan pencak silat. “Hasil belajar kelas budaya peserta PIBBI akan ditampilkan pada acara Siang Budaya pada 14 Juli mendatang,” imbuh Johanna.

PIBBI ke-71 akan berlangsung sampai 28 Juli 2017, sedangkan COTI akan berlangsung
sampai 9 Agustus 2017.  Berbeda dengan program PIBBI, mahasiswa Amerika peserta COTI akan
belajar bahasa Indonesia secara lebih mendalam. Selama mengikuti program COTI, mahasiswa akan belajar bahasa Indonesia dalam beragam topik seperti politik, keagamaan, ekonomi, budaya dan gender. Tidak hanya belajar dikelas-kelas, peserta juga akan mengadakan kunjungan ke berbagai tempat sesuai tema. (sas/zal)