33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Mahasiswa Asing Belajar Bahasa Indonesia di UKSW

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SALATIGA – 29 peserta PIBBI dan COTI dari 10 universitas di Amerika dan Australia kegiatan Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) ke-71 dan Consortium for the Teaching of Indonesian (COTI) 2017. Acara secara resmi dibuka pembantu rektor IV Universitas
Kristen Satya Wacana (UKSW) Martha Nandari S. Handoko, di
Balairung Universitas (BU).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di depan seluruh peserta PIBBI dan COTI serta civitas akademika yang mengikuti Ibadah Senin. Dalam sambutannya, Martha Nandari mengharapkan seluruh peserta dapat menikmati program PIBBI dan COTI dengan baik.

“Saya berharap semua peserta bisa mengikuti program dengan baik. Kali ini, peserta PIBBI dan COTI juga dapat merasakan suasana Lebaran di Indonesia, khususnya di Salatiga,” imbuh Martha Nandari.

PIBBI dan COTI diselenggarakan oleh Language Training Center (LTC) UKSW. Direktur LTC UKSW Johanna Likumahuwa mengungkapkan, PIBBI ke-71 diikuti 17 peserta. “Dari tujuhbelas peserta PIBBI kali ini,
empatbelas adalah mahasiswa dari Australian National University, sedangkan tiga peserta lainnya adalah masyarakat umum dan mahasiswa di luar Australian National University,” terang Johanna.

Johanna menambahkan, COTI tahun ini diikuti 12 peserta, terdiri dari universitas di Amerika Serikat, yaitu dari Cornell University, University of California-Los Angeles (UCLA), Arizona State University, Northen Illinois University, University of Hawaii, University of Montana-Missoula, University of Michigan, University of Pennsylvania.

Tidak hanya belajar bahasa, peserta PIBBI dan COTI juga mempelajari budaya Indonesia. Dalam kesempatan kali ini, ada dua kelas budaya yang bisa dipilih, yaitu karawitan dan pencak silat. “Hasil belajar kelas budaya peserta PIBBI akan ditampilkan pada acara Siang Budaya pada 14 Juli mendatang,” imbuh Johanna.

PIBBI ke-71 akan berlangsung sampai 28 Juli 2017, sedangkan COTI akan berlangsung
sampai 9 Agustus 2017.  Berbeda dengan program PIBBI, mahasiswa Amerika peserta COTI akan
belajar bahasa Indonesia secara lebih mendalam. Selama mengikuti program COTI, mahasiswa akan belajar bahasa Indonesia dalam beragam topik seperti politik, keagamaan, ekonomi, budaya dan gender. Tidak hanya belajar dikelas-kelas, peserta juga akan mengadakan kunjungan ke berbagai tempat sesuai tema. (sas/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Sebarkan Berita Hoax Bisa Dipidanakan

SEMARANG - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Tengah telah memasuki tahap kampanye. Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengimbau kepada masyarakat agar tidak...

Dahlan Hadiri Cap Go Meh Alumni ITC Centre

Akhirnya baru pada tahun 2018 ini Dahlan Iskan punya wesite pribadi. Namanya ”disway”. Memang begitu banyak blog dan sejenisnya yang menggunakan nama Dahlan Iskan atau...

Bulog Demak Terbanyak Serap Beras Petani Stok Beras Capai 17.951 Ton

DEMAK-Bulog Demak menunjukkan prestasinya yang cukup gemilang. Ini setelah pada musim tanam (MT) I, berhasil melakukan penyerapan beras di wilayahnya paling banyak se-Indonesia. Gudang Bulog...

Pengelolaan Wisata Kurang Optimal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD menyorot masih besarnya potensi wisata di Jateng yang belum digarap maksimal. Padahal, setidakinya ada sekitar130 desa wisata dengan berbagai kelebihan...

Pentingnya Kecerdasan Spiritual dalam Hidup

RADARSEMARANG.COM - PADA dasarnya manusia diciptakan oleh Allah SWT telah dibekali dengan tiga kecerdasan yang merupakan tanda kesempurnaan dalam ciptaan-Nya. Namun hal itu tidak...

Kampung Bahari Diprediksi Molor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Proyek pembangunan Kampung Bahari di Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diprediksi molor....